Belajar habitat hewan lewat terjun payung
Terjun ke Habitat adalah game IPAS dan IPA untuk belajar habitat hewan, adaptasi makhluk hidup, dan hewan dan habitatnya. Materinya ada di pelajaran IPAS SD kelas 4 sampai 6 tentang makhluk hidup dan lingkungannya, lalu berlanjut ke IPA SMP kelas 7 tentang interaksi makhluk hidup dengan lingkungan dan ekosistem.
Ada dua kegiatan. Belajar habitat menampilkan tujuh habitat dengan ciri iklim, adaptasi, serta kartu hewan dan tumbuhan bergambar. Terjun menampilkan soal di atas layar: penerjun jatuh dari awan, siswa mengarahkan badan, membuka parasut, dan mendarat di habitat yang menjawab soal. Jawaban benar yang mendarat di tengah habitat dengan parasut dibuka di ketinggian aman mendapat bonus. Tim bergiliran, dari 1 sampai 3 tim.
Tingkat Mudah memakai hewan yang dikenal, tiga habitat, dan garis bantu jatuh. Sedang menambah soal adaptasi dan iklim. Sulit memakai lima habitat, angin, rintangan burung, serta istilah seperti kamuflase, hibernasi, dan ekolokasi. Tiap soal punya pembahasan singkat, dan halaman ini memuat tabel habitat, hewan, dan adaptasi sebagai teks yang bisa dibaca dan disalin.
Bagaimana cara bermain?
- Pilih tingkat, tim, dan jumlah soalPilih Terjun atau Belajar habitat, lalu tingkat, jumlah tim, dan jumlah soal.
- Terjun, arahkan, buka parasutGeser jari atau mouse, atau pakai tombol panah, untuk mengarahkan penerjun. Ketuk layar atau tekan Spasi untuk membuka parasut di ketinggian aman.
- Baca pembahasan dan kumpulkan skorSetelah mendarat ada pembahasan singkat. Di akhir ada skor tim dan daftar soal yang perlu diulang.
Habitat, hewan, dan adaptasinya
| Habitat | Ciri iklim | Contoh hewan dan tumbuhan | Adaptasi umum |
|---|---|---|---|
| Hutan Hujan Tropis | Suhu sekitar 25 sampai 30 derajat Celsius dan hujan sangat banyak sepanjang tahun. | Cenderawasih, Orangutan, Harimau, Ular sanca, Elang | Makhluk hidup tinggal bertingkat dari tanah sampai kanopi; banyak hewan pandai memanjat, terbang, atau menyamar di antara dedaunan. |
| Laut | Air asin yang luas, makin dalam makin gelap dan dingin. | Paus, Ikan badut, Penyu, Hiu, Gurita | Hewan laut berbentuk ramping, bersirip atau berkaki dayung, dan bernapas dengan insang atau naik ke permukaan. |
| Gurun | Hujan kurang dari 250 mm per tahun, siang panas terik dan malam dingin. | Unta, Kalajengking, Kaktus | Makhluk hidup menyimpan air, mengurangi penguapan, dan banyak hewan baru aktif pada malam hari. |
| Kutub | Suhu sering di bawah nol derajat Celsius dan tanah tertutup salju atau es. | Beruang kutub, Penguin, Anjing laut | Hewan berbulu atau berlemak tebal untuk menahan dingin dan banyak yang berwarna putih untuk menyamar. |
| Sabana | Hangat sepanjang tahun dengan musim hujan dan kemarau yang jelas. | Zebra, Jerapah, Gajah Afrika, Singa | Hewan pelari cepat atau berkelompok untuk bertahan di tempat terbuka, dan tumbuhan tahan kering. |
| Gua | Gelap, sejuk, dan lembap sepanjang tahun. | Kelelawar, Ikan buta, Jangkrik gua | Hewan gua bermata kecil atau tak bermata, berwarna pucat, dan punya indra peraba atau pendengar yang tajam. |
| Air Tawar | Air hampir tidak mengandung garam dan hidup dari hujan serta mata air. | Buaya, Kudanil, Katak, Ikan mas, Teratai | Hewan air tawar berenang dengan sirip atau selaput, dan tumbuhan airnya mengapung atau berakar di lumpur. |
Tabel ini merangkum habitat yang dipelajari di game. Adaptasi setiap hewan dan tumbuhan ada di tabel hewan dan habitatnya di bawah.
Habitat: tempat hidup makhluk hidup
Habitat adalah tempat tinggal makhluk hidup yang menyediakan makanan, air, udara, dan tempat berlindung. Makhluk hidup memiliki adaptasi, yaitu penyesuaian bentuk tubuh, cara hidup, dan tingkah laku terhadap lingkungannya. Karena itu unta tahan hidup di gurun, penguin tahan dingin di kutub, dan ikan bernapas dengan insang di air. Game ini membahas tujuh habitat: hutan hujan tropis, laut, gurun, kutub, sabana, gua, air tawar.
Habitat hutan hujan tropis
Iklim: Suhu sekitar 25 sampai 30 derajat Celsius dan hujan sangat banyak sepanjang tahun.
- Hujan turun hampir sepanjang tahun
- Pohon sangat tinggi dan rapat
- Udara lembap dan hangat
Adaptasi makhluk hidup: Makhluk hidup tinggal bertingkat dari tanah sampai kanopi; banyak hewan pandai memanjat, terbang, atau menyamar di antara dedaunan.
Contoh hewan: Cenderawasih, Orangutan, Harimau, Ular sanca, Elang.
Habitat laut
Iklim: Air asin yang luas, makin dalam makin gelap dan dingin.
- Air asin yang sangat luas
- Makin dalam makin gelap dan dingin
- Ada terumbu karang di perairan dangkal
Adaptasi makhluk hidup: Hewan laut berbentuk ramping, bersirip atau berkaki dayung, dan bernapas dengan insang atau naik ke permukaan.
Contoh hewan: Paus, Ikan badut, Penyu, Hiu, Gurita.
Habitat gurun
Iklim: Hujan kurang dari 250 mm per tahun, siang panas terik dan malam dingin.
- Panas dan kering
- Curah hujan sangat sedikit
- Siang panas terik dan malam dingin
Adaptasi makhluk hidup: Makhluk hidup menyimpan air, mengurangi penguapan, dan banyak hewan baru aktif pada malam hari.
Contoh hewan: Unta, Kalajengking. Contoh tumbuhan: Kaktus.
Habitat kutub
Iklim: Suhu sering di bawah nol derajat Celsius dan tanah tertutup salju atau es.
- Sangat dingin
- Tanah tertutup salju dan es
- Angin kencang dan sedikit tumbuhan
Adaptasi makhluk hidup: Hewan berbulu atau berlemak tebal untuk menahan dingin dan banyak yang berwarna putih untuk menyamar.
Contoh hewan: Beruang kutub, Penguin, Anjing laut.
Habitat sabana
Iklim: Hangat sepanjang tahun dengan musim hujan dan kemarau yang jelas.
- Padang rumput luas dengan sedikit pohon
- Ada musim hujan dan musim kemarau
- Hangat sepanjang tahun
Adaptasi makhluk hidup: Hewan pelari cepat atau berkelompok untuk bertahan di tempat terbuka, dan tumbuhan tahan kering.
Contoh hewan: Zebra, Jerapah, Gajah Afrika, Singa.
Habitat gua
Iklim: Gelap, sejuk, dan lembap sepanjang tahun.
- Gelap dan sejuk
- Tidak ada sinar matahari di bagian dalam
- Tetesan air membentuk batu runcing
Adaptasi makhluk hidup: Hewan gua bermata kecil atau tak bermata, berwarna pucat, dan punya indra peraba atau pendengar yang tajam.
Contoh hewan: Kelelawar, Ikan buta, Jangkrik gua.
Habitat air tawar
Iklim: Air hampir tidak mengandung garam dan hidup dari hujan serta mata air.
- Air tidak asin di sungai, danau, dan rawa
- Banyak tumbuhan air
- Arus mengalir menuju laut
Adaptasi makhluk hidup: Hewan air tawar berenang dengan sirip atau selaput, dan tumbuhan airnya mengapung atau berakar di lumpur.
Contoh hewan: Buaya, Kudanil, Katak, Ikan mas. Contoh tumbuhan: Teratai.
Hewan dan habitatnya: adaptasi tiap makhluk hidup
Tabel ini memuat 28 hewan dan tumbuhan yang muncul di soal, lengkap dengan gambar, habitat, dan adaptasinya.
| Makhluk hidup | Habitat | Adaptasi |
|---|---|---|
| Cenderawasih | Hutan Hujan Tropis Hewan | Jantan berbulu indah untuk menarik betina, dan sayap pendek yang lebar membuatnya lincah terbang di antara pepohonan lebat. |
| Orangutan | Hutan Hujan Tropis Hewan | Lengan panjang dan jari melengkung untuk bergelantungan dari dahan ke dahan, dan membuat sarang di pohon untuk tidur. |
| Harimau | Hutan Hujan Tropis Hewan | Loreng menyamarkan tubuh di antara bayangan semak dan pepohonan, serta cakar tajam dan langkah tanpa suara untuk menyergap mangsa. |
| Ular sanca | Hutan Hujan Tropis Hewan | Sisik bermotif menyamarkan tubuh di antara dedaunan dan dahan, melilit mangsa hingga lemas, dan lidah bercabang mencium bau mangsa. Juga hidup di air tawar. |
| Elang | Hutan Hujan Tropis Hewan | Penglihatan sangat tajam, cakar kuat untuk menyambar, dan sayap lebar untuk melayang tinggi di atas kanopi hutan. |
| Paus | Laut Hewan | Lapisan lemak tebal menjaga tubuh, sirip dan ekor lebar untuk berenang jauh, dan lubang napas di atas kepala agar bisa bernapas di permukaan. |
| Ikan badut | Laut Hewan | Lendir pada kulitnya membuat ia kebal sengatan anemon laut, sehingga aman berlindung di antara tentakel anemon. |
| Penyu | Laut Hewan | Kaki seperti dayung untuk berenang, tempurung keras melindungi tubuh, dan bisa menahan napas lama saat menyelam di air asin. |
| Hiu | Laut Hewan | Tubuh seperti torpedo dan sirip kuat untuk berenang cepat, penciuman sangat tajam, serta gigi yang terus diganti baru. |
| Gurita | Laut Hewan | Kulit dapat berubah warna untuk menyamar (kamuflase), menyemprotkan tinta untuk kabur, dan tubuh lunak menyelip ke celah karang. |
| Unta | Gurun Hewan | Punuk menyimpan lemak untuk bertahan lama tanpa makan, kaki lebar tidak amblas di pasir, dan bulu mata panjang melindungi mata dari badai pasir. |
| Kalajengking | Gurun Hewan | Kulit luar yang keras mencegah tubuh kehilangan air, bersembunyi di liang saat siang yang panas, dan baru berburu pada malam hari yang sejuk. |
| Kaktus | Gurun Tumbuhan | Batang tebal menyimpan air, daun berubah menjadi duri untuk mengurangi penguapan, dan akar menyebar luas menyerap hujan yang jarang. |
| Beruang kutub | Kutub Hewan | Bulu putih tebal menyamarkan tubuh di salju, lapisan lemak menahan dingin, dan telapak berbulu tidak licin di atas es. |
| Penguin | Kutub Hewan | Bulu rapat berlapis dan lemak tebal menahan dingin, sayap seperti dayung untuk berenang, dan berkumpul rapat saling menghangatkan saat badai es. |
| Anjing laut | Kutub Hewan | Tubuh licin seperti torpedo dan lapisan lemak tebal membuatnya pandai berenang serta tetap hangat di air dingin. Juga hidup di laut. |
| Zebra | Sabana Hewan | Garis hitam putih membingungkan pemangsa saat berlari berkelompok, dan kaki panjang yang kuat untuk lari di padang terbuka. |
| Jerapah | Sabana Hewan | Leher dan kaki sangat panjang menjangkau daun di pucuk pohon akasia, dan lidah panjang melepas daun di antara duri. |
| Gajah Afrika | Sabana Hewan | Telinga lebar dikipas untuk melepas panas di padang terbuka, belalai menjangkau air dan daun, dan berkelompok dipimpin betina tertua. |
| Singa | Sabana Hewan | Bulu cokelat keemasan menyatu dengan rumput kering, berburu bersama dalam kelompok, dan berlari cepat mengejar mangsa di tempat terbuka. |
| Kelelawar | Gua Hewan | Ekolokasi, yaitu mengeluarkan bunyi lalu menangkap gemanya untuk menemukan arah dalam gelap, dan tidur menggantung terbalik di langit-langit gua. |
| Ikan buta | Gua Hewan | Mata mengecil karena tidak diperlukan dalam gelap, kulit pucat tanpa warna, dan gurat sisi peka getaran untuk merasakan keadaan sekitar. |
| Jangkrik gua | Gua Hewan | Sungut sangat panjang untuk meraba dalam gelap, kaki panjang untuk melompat, dan tubuh pucat karena tidak terkena matahari. |
| Buaya | Air Tawar Hewan | Mata dan lubang hidung di puncak kepala agar bisa mengintai di bawah air, ekor kuat untuk berenang, dan menyergap mangsa di tepi sungai. |
| Kudanil | Air Tawar Hewan | Mata, telinga, dan hidung di atas kepala agar bisa berendam, kulit mengeluarkan cairan pelindung dari terik, dan menahan napas saat menyelam di sungai. |
| Katak | Air Tawar Hewan | Kaki belakang kuat untuk melompat dan berenang, selaput di jari untuk berenang, dan kulit lembap membantu bernapas. Juga hidup di hutan hujan tropis. |
| Ikan mas | Air Tawar Hewan | Insang untuk bernapas di dalam air tawar, sirip untuk mengatur arah, dan gelembung renang untuk naik turun di air. |
| Teratai | Air Tawar Tumbuhan | Daun lebar berlapis lilin mengapung di permukaan air, tangkai berongga menjaga tumbuhan tetap tegak, dan akar menancap di lumpur dasar. |
Ingin berlatih? Buka kartu belajar habitat lalu coba terjun payung.
Cara kerja permainan terjun payung
Setiap ronde menampilkan satu soal di atas layar. Satu tim terjun dari awan, jatuh bebas sekitar 7 sampai 10 detik, dan siswa mengarahkan penerjun ke kiri atau kanan agar tepat di atas habitat yang menjawab soal. Parasut dibuka dengan mengetuk layar, tombol Buka Parasut, atau Spasi. Setelah parasut terbuka, penerjun melambat dan masih bisa digeser sedikit.
- Arah: geser jari atau mouse, tombol panah kiri dan kanan (atau A dan D), atau dua tombol besar di layar.
- Waktu parasut: pita hijau di altimeter menandai ketinggian aman. Parasut dibuka terlalu rendah atau tidak dibuka membuat penerjun mendarat keras dan poin dikurangi.
- Poin: jawaban benar 10 poin, tambah 3 bila mendarat di tengah habitat dan 2 bila parasut dibuka di ketinggian aman.
- Tingkat: Mudah memakai tiga habitat dan garis bantu jatuh. Sedang memakai empat habitat. Sulit memakai lima habitat, angin yang menggeser badan, serta burung dan awan kecil yang menahan sebentar.
Contoh soal habitat hewan
Soal dibuat acak dari data habitat, hewan, dan petunjuk iklim. Pilihan habitat di bawah pengecoh dipilih supaya hanya ada satu jawaban benar. Beberapa contoh dari tiga tingkat:
- Habitat hewan ini adalah ...?
Pilihan habitat: Sabana, Air Tawar, Gua.
Jawaban: Air Tawar. Buaya hidup di Air Tawar. Mata dan lubang hidung di puncak kepala agar bisa mengintai di bawah air, ekor kuat untuk berenang, dan menyergap mangsa di tepi sungai. - Adaptasi penguin: bulu rapat berlapis dan lemak tebal menahan dingin, sayap seperti dayung untuk berenang, dan berkumpul rapat saling menghangatkan saat badai es. Di habitat apa penguin paling cocok hidup?
Pilihan habitat: Kutub, Hutan Hujan Tropis, Laut.
Jawaban: Kutub. Penguin hidup di Kutub. Ciri-ciri tadi membantunya bertahan hidup di sana. - Kebakaran rumput sering terjadi saat kemarau panjang. Habitat mana yang cocok dengan petunjuk ini?
Pilihan habitat: Sabana, Gua, Laut, Kutub.
Jawaban: Sabana. Petunjuk itu menunjukkan Sabana, yaitu tempat dengan hangat sepanjang tahun dengan musim hujan dan kemarau yang jelas. - Anjing laut makan ikan dan cumi-cumi. Di habitat mana anjing laut hidup?
Pilihan habitat: Gurun, Kutub, Sabana, Air Tawar.
Jawaban: Kutub. Anjing laut hidup di Kutub dan juga di Laut. Makanannya adalah ikan dan cumi-cumi. - Jamur dan lumut yang hanya hidup dekat mulut lorong berbatu karena masih ada sedikit cahaya. Di habitat mana tumbuhan ini paling cocok tumbuh?
Pilihan habitat: Laut, Kutub, Hutan Hujan Tropis, Gua, Air Tawar.
Jawaban: Gua. Di gua hanya jamur dan lumut dekat mulut gua yang bisa hidup karena cahaya matahari tidak sampai ke dalam. - Bulu rapat berlapis dan lemak tebal menahan dingin, sayap seperti dayung untuk berenang, dan berkumpul rapat saling menghangatkan saat badai es. Hewan dengan ciri ini paling cocok hidup di habitat ...?
Pilihan habitat: Gurun, Air Tawar, Hutan Hujan Tropis, Laut, Kutub.
Jawaban: Kutub. Penguin hidup di Kutub. Ciri-ciri tadi membantunya bertahan hidup di sana.
Di dalam game, pilihan habitat berupa pemandangan di bawah penerjun. Siswa mengarahkan penerjun ke habitat yang tepat. Coba terjun sekarang.
Tips guru: memakai game ini di kelas
- Mulai dari Belajar habitat. Tampilkan satu habitat di IFP. Minta siswa menyebut hewan penghuninya dan menebak adaptasinya sebelum membaca kartu.
- Bagi kelas menjadi 2 atau 3 tim. Tim bergiliran terjun. Giliran dan skor tampil di bagian atas layar.
- Tentukan juru arah dan juru parasut. Satu anggota tim mengarahkan penerjun, anggota lain memutuskan kapan parasut dibuka. Ini melatih kerja sama dan diskusi.
- Minta alasan sebelum mendarat. Tanyakan, “Mengapa habitat itu?” Pembahasan di layar mengaitkan ciri hewan dengan adaptasinya.
- Sesuaikan tingkat. Mudah untuk SD kelas 4, Sedang untuk kelas 5 dan 6, Sulit untuk kelas 6 dan SMP dengan istilah seperti kamuflase, hibernasi, dan ekolokasi.
- Manfaatkan ringkasan soal salah. Layar hasil memuat daftar soal yang perlu diulang. Foto atau catat daftar itu sebagai bahan remedial.
- Untuk perangkat lama. Permainan memakai gambar vektor ringan tanpa pustaka luar dan menghormati pengaturan mengurangi gerak pada perangkat.
Kaitan dengan kurikulum
Materi habitat dan adaptasi ada di pelajaran IPAS SD (Fase B dan C, kelas 4 sampai 6) pada pokok bahasan makhluk hidup dan lingkungannya, serta di IPA SMP kelas 7 pada pokok bahasan interaksi makhluk hidup dengan lingkungan dan ekosistem. Game ini melatih tiga kemampuan: mengenali ciri lingkungan (suhu, hujan, cahaya), menghubungkan bentuk tubuh hewan dengan cara bertahan hidup, dan menarik kesimpulan habitat dari petunjuk. Urutan bab dan istilah dapat berbeda antarbuku, jadi sesuaikan dengan buku yang dipakai sekolah.
Catatan tentang penyederhanaan
Game ini untuk latihan konsep. Beberapa hewan hidup di lebih dari satu habitat, misalnya anjing laut, ular, dan katak. Soal dibuat agar tidak menampilkan dua habitat yang sama-sama benar sebagai pilihan. Pembagian hutan hujan, sabana, dan air tawar disederhanakan. Gambar dibuat sebagai ilustrasi kartun, bukan skala asli. Guru sebaiknya meninjau soal sebelum dipakai luas dan menyesuaikannya dengan buku sekolah.
Bisa main di HP, IFP, atau laptop?
Habitat hewan di HP
Putar HP ke posisi mendatar. Tombol kiri dan kanan berukuran besar dan mudah ditekan, atau cukup geser jari.
Terjun payung di IFP
Arena tampil besar di layar kelas. Guru membagi kelas menjadi 2 atau 3 tim yang bergiliran terjun.
Belajar IPAS online
Cukup buka di browser. Tidak perlu login atau instal aplikasi, dan ringan untuk perangkat lama.
Kenapa cocok untuk belajar?
Pembahasan tiap soal
Setiap soal memuat penjelasan ciri dan adaptasi hewan yang menunjuk ke habitat yang benar.
Gambar hewan dan habitat
Gambar kartun ramah anak untuk tujuh habitat dan banyak hewan serta tumbuhan.
Tiga tingkat
Mudah untuk SD, Sedang dan Sulit untuk kelas atas dan SMP dengan angin dan rintangan.
Tanpa login
Tidak ada akun dan tidak ada data siswa yang diminta.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu habitat dan contohnya?
Habitat adalah tempat hidup makhluk hidup yang menyediakan makanan, air, dan tempat berlindung. Contohnya gurun untuk unta, kutub untuk penguin dan beruang kutub, laut untuk paus dan hiu, sabana untuk zebra dan singa, serta sungai dan danau untuk buaya dan kudanil.
Apa itu adaptasi makhluk hidup?
Adaptasi adalah penyesuaian tubuh, cara hidup, atau tingkah laku makhluk hidup terhadap lingkungannya agar dapat bertahan hidup. Contohnya punuk unta menyimpan lemak, lapisan lemak tebal membuat paus tetap hangat, dan insang membuat ikan bernapas di air.
Apa saja habitat yang dibahas di game ini?
Tujuh habitat: hutan hujan tropis, laut, gurun, kutub, sabana, gua, dan air tawar (sungai, danau, rawa). Tiap habitat punya ciri iklim, adaptasi umum, serta kartu hewan dan tumbuhan penghuninya.
Apa contoh hewan dan habitatnya?
Unta dan kalajengking di gurun, penguin dan beruang kutub di kutub, paus dan hiu di laut, zebra dan jerapah di sabana, orangutan dan harimau di hutan hujan, kelelawar di gua, serta buaya dan kudanil di air tawar. Tabel lengkap ada di halaman ini.
Bagaimana cara bermain terjun payung?
Baca soal, tekan Terjun, lalu geser jari atau mouse (atau tombol panah) supaya penerjun berada di atas habitat yang menjawab soal. Buka parasut dengan mengetuk layar, tombol Buka Parasut, atau Spasi. Jangan terlalu rendah, kalau tidak penerjun mendarat keras dan poin dikurangi.
Apa yang terjadi bila parasut tidak dibuka?
Penerjun mendarat keras. Zona pendaratan tetap dihitung, tetapi poin dikurangi. Jawaban benar dengan pendaratan keras hanya mendapat 4 poin, dan jawaban salah dengan pendaratan keras mengurangi 3 poin (skor tim tidak turun di bawah nol).
Game ini cocok untuk kelas berapa?
Untuk IPAS SD kelas 4, 5, dan 6 serta IPA SMP kelas 7. Tingkat Mudah memakai hewan yang mudah dikenal, sedangkan tingkat Sulit memuat istilah adaptasi dan soal rantai makanan.
Apakah bisa dimainkan di HP dan papan interaktif (IFP)?
Bisa. Ada tombol kiri dan kanan berukuran besar untuk layar sentuh, geser jari, dan ketuk untuk membuka parasut. Di laptop dipakai mouse atau papan ketik. Gratis, tanpa login, dan tanpa instal. Untuk HP, putar ke posisi mendatar supaya arena lebih lega.
Game edukasi lainnya yang mirip
Tata Surya 3D
Jelajahi tata surya dalam 3D dari Bumi ke Matahari dan 8 planet. Lihat bulan, cincin, dan sabuk asteroid, tembak meteor di jalan, lalu jawab tantangan untuk lencana. Ada musik.
Lihat game →Organ Tubuh Manusia
Belajar organ tubuh manusia dan fungsinya lewat tujuh permainan: gambar organ, susun huruf, pasang fungsi, susun organ ke siluet tubuh, jalur makanan dan udara, tebak organ, dan kuis. Pencernaan, pernapasan, peredaran darah, dan ekskresi.
Lihat game →Pasar Pintar
Belajar jual beli, uang kembalian, dan ekonomi dasar IPAS di pasar. Jadi pembeli atau kasir, susun uang mainan, belanja dalam bahasa Inggris, hitung diskon dan untung. 1 sampai 3 tim, tanpa login.
Lihat game →Lihat semua game di beranda Game Edukasi IFP. Game baru ditambahkan secara bertahap.