Apa itu game peta Indonesia interaktif?
Peta Indonesia interaktif ini membantu siswa mengenali letak provinsi sekaligus kekayaan budayanya. Setiap provinsi punya kartu berisi ibu kota, pulau, dan suku, ditambah rumah adat, pakaian adat, senjata tradisional, bahasa daerah, flora, fauna, tarian, makanan, alat musik, dan lagu daerah. Seluruh isinya juga ditulis sebagai tabel di halaman ini, sehingga mudah dibaca dan dicari.
Ada enam mode. Jelajah Peta membuka kartu provinsi tanpa skor. Tebak di Peta memberi petunjuk, misalnya sebuah rumah adat, lalu tim mengetuk provinsi asalnya di peta. Tebak Daerah Asal adalah pilihan ganda dua arah: dari benda budaya ke provinsi, atau dari provinsi ke benda budaya. Pasangkan adalah kartu memori. Letakkan Provinsi meminta pemain mengetuk bentuk provinsi yang namanya ditampilkan. Kuis Campuran memadukan semuanya.
Soal bisa disaring menurut kategori (misalnya hanya rumah adat), wilayah (Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua), dan tingkat. Tingkat Mudah memakai provinsi besar dan terkenal dengan 3 pilihan jawaban, Sedang memakai 34 provinsi dasar, dan Semua memakai seluruh 38 provinsi.
Bagaimana cara bermain?
- Pilih modeJelajah untuk melihat kartu provinsi, atau salah satu kuis. Pilih kategori, wilayah, tingkat, jumlah tim, dan jumlah soal.
- Ketuk dan jawabKetuk provinsi di peta atau pilih jawaban. Peta bisa diperbesar dengan tombol + dan − atau dengan mencubit layar.
- Kumpulkan skorTiap jawaban benar bernilai 10 poin. Tim dengan poin terbanyak menang di akhir permainan.
Peta Indonesia dan jumlah provinsinya
Indonesia kini memiliki 38 provinsi. Sebelum 2022 jumlahnya 34 provinsi. Pada 2022 wilayah Papua dimekarkan menjadi enam provinsi: Papua dan Papua Barat yang sudah ada, ditambah Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya.
Peta di game ini mengikuti 34 provinsi dasar. Peta hanya punya 34 bentuk, jadi empat provinsi baru memakai bentuk Papua atau Papua Barat. Pada kartu provinsi tertulis catatan "Wilayah ini termasuk Papua pada peta; provinsi baru sejak 2022". Saat bermain, mengetuk bentuk Papua dianggap benar untuk Papua, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan; bentuk Papua Barat dipakai bersama Papua Barat Daya. Pilih tingkat Sedang bila ingin hanya memakai 34 provinsi dasar.
Peta bisa diperbesar dan digeser. Provinsi kecil seperti DKI Jakarta, Bali, DI Yogyakarta, Banten, dan Kepulauan Riau ditandai titik bantu dan bisa dipilih dari daftar, sehingga tetap mudah diketuk di HP.
Peta: @svg-maps/indonesia oleh Bashir Arrohman, CC BY 4.0.
Rumah adat 38 provinsi
Rumah adat adalah rumah tradisional yang menjadi ciri khas suatu suku atau daerah. Bentuk atapnya, bahannya, dan cara membangunnya sering menyesuaikan iklim dan kehidupan masyarakatnya, misalnya rumah panggung di daerah yang lembap atau berawa. Tabel berikut memuat rumah adat dari tiap provinsi.
| Provinsi | Rumah adat | Keterangan |
|---|---|---|
| Aceh | Rumoh Aceh | Rumah panggung bertiang tinggi dengan tangga di depan, berbahan kayu dan beratap rumbia. |
| Sumatera Utara | Rumah Bolon Rumah Siwaluh Jabu | Rumah panggung besar suku Batak Toba beratap melengkung dengan hiasan gorga pada dindingnya. Rumah adat suku Karo yang dihuni delapan keluarga dalam satu bangunan. |
| Sumatera Barat | Rumah Gadang | Rumah panggung besar beratap gonjong melengkung seperti tanduk kerbau. |
| Riau | Rumah Selaso Jatuh Kembar | Rumah panggung adat Melayu yang memiliki selasar lebih rendah dan dipakai untuk musyawarah. |
| Kepulauan Riau | Rumah Belah Bubung Rumah Lipat Kajang | Rumah panggung Melayu dengan atap berbelah dua yang bubungannya memanjang. Rumah panggung Melayu yang beratap rumbia dan berdinding papan. |
| Jambi | Rumah Kajang Lako | Rumah panggung adat dengan atap berbentuk perahu terbalik dan berdinding papan. |
| Sumatera Selatan | Rumah Limas Rumah Rakit | Rumah panggung bertingkat dengan atap berbentuk limas dan lantai bertingkat sesuai derajat penghuni. Rumah terapung di atas rakit bambu di tepi sungai. |
| Kepulauan Bangka Belitung | Rumah Rakit Rumah Panggung Belitung | Rumah panggung tradisional di tepi sungai dengan atap rumbia. Rumah panggung berdinding kayu dengan atap berbentuk limas. |
| Bengkulu | Rumah Bubungan Lima | Rumah panggung adat beratap lima bubungan, melambangkan lima ciri tata cara hidup. |
| Lampung | Nuwo Sesat | Rumah panggung adat untuk bermusyawarah dengan atap berbentuk limas dan berhias ukiran. |
| Banten | Sulah Nyanda | Rumah panggung suku Baduy berbahan kayu, bambu, dan atap rumbia atau ijuk, dibangun tanpa paku besi. |
| DKI Jakarta | Rumah Kebaya | Rumah adat Betawi dengan atap pelana yang bila dilihat dari samping berlipat seperti lipatan kebaya. |
| Jawa Barat | Imah Julang Ngapak Imah Capit Gunting | Rumah panggung Sunda dengan atap yang melebar seperti sayap burung julang yang sedang mengepak. Rumah Sunda yang bagian ujung atapnya bersilang seperti gunting. |
| Jawa Tengah | Rumah Joglo | Rumah adat Jawa beratap tumpang dengan empat soko guru sebagai tiang utama di tengah ruangan. |
| DI Yogyakarta | Bangsal Kencono | Bangunan utama kraton bergaya Joglo yang dipakai untuk upacara resmi, dikenal sebagai rumah adat provinsi ini. |
| Jawa Timur | Rumah Joglo Situbondo | Rumah adat Jawa dengan tiang soko guru dan atap bertingkat, berkembang di wilayah pesisir timur. |
| Bali | Gapura Candi Bentar | Gerbang berbentuk candi yang terbelah dua pada pintu masuk pura dan rumah tradisional Pulau Dewata. |
| Nusa Tenggara Barat | Dalam Loka Bale Tani | Istana Kesultanan Sumbawa berbentuk panggung dari kayu, dikenal sebagai rumah adat Sumbawa. Rumah tradisional suku Sasak berlantai tanah liat dan beratap alang-alang. |
| Nusa Tenggara Timur | Mbaru Niang Musalaki | Rumah adat Manggarai berbentuk kerucut tinggi dengan atap ijuk hingga menyentuh tanah, ada di Wae Rebo. Rumah adat Flores yang menjadi tempat tinggal para tetua adat dalam kehidupan sehari-hari. |
| Kalimantan Barat | Rumah Betang (Radakng) Rumah Melayu | Rumah panjang panggung suku Dayak yang dihuni banyak keluarga sekaligus dalam satu atap. Rumah panggung beratap limas milik suku Melayu di daerah pesisir dan tepi sungai. |
| Kalimantan Tengah | Huma Betang | Rumah panjang panggung suku Dayak Ngaju yang menjadi lambang kebersamaan dan toleransi. |
| Kalimantan Selatan | Rumah Bubungan Tinggi Rumah Gajah Baliku | Rumah adat Banjar dengan atap sangat lancip dan tinggi, dahulu tempat tinggal bangsawan. Rumah adat Banjar berdenah seperti huruf T dengan atap pelana ganda. |
| Kalimantan Timur | Lamin | Rumah panjang panggung suku Dayak yang dihuni banyak keluarga, dihiasi ukiran khas. |
| Kalimantan Utara | Baloy Mehe | Rumah panggung besar adat suku Tidung dengan atap bertingkat. |
| Sulawesi Utara | Rumah Walewangko Rumah Bolaang | Rumah panggung kayu Minahasa dengan tangga di depan dan tiang tinggi. Rumah panggung adat Bolaang Mongondow dengan ukiran di bagian atap. |
| Gorontalo | Dulohupa Bandayo Poboide | Rumah adat panggung tempat bermusyawarah dengan atap bersusun dan tangga di sisi depan. Balai adat berpanggung tempat pertemuan para pemangku adat. |
| Sulawesi Tengah | Souraja Tambi | Rumah adat besar suku Kaili yang dahulu menjadi tempat tinggal raja. Rumah adat suku Kaili berupa rumah panggung berukuran kecil. |
| Sulawesi Barat | Boyang | Rumah panggung adat suku Mandar yang atapnya bertingkat sesuai kedudukan pemiliknya. |
| Sulawesi Selatan | Tongkonan Balla Lompoa | Rumah adat Toraja berbentuk panggung dengan atap melengkung seperti perahu dan tanduk kerbau di depannya. Rumah besar adat suku Makassar di Gowa yang pernah menjadi istana raja. |
| Sulawesi Tenggara | Laika Malige | Rumah adat suku Tolaki berupa rumah panggung dari kayu. Rumah adat Buton bertingkat banyak yang dibangun tanpa paku. |
| Maluku | Baileo | Rumah adat berupa balai pertemuan desa untuk musyawarah dan upacara adat, berbentuk panggung terbuka. |
| Maluku Utara | Sasadu | Rumah adat suku Sahu di Halmahera Barat berbentuk bundar beratap rumbia dengan pintu masuk di samping. |
| Papua | Rumsram | Rumah adat suku Biak berbentuk panggung tempat para pemuda tinggal dan belajar adat. |
| Papua Barat | Rumah Kaki Seribu | Rumah adat suku Arfak berupa rumah panggung dengan banyak tiang kayu kecil sebagai penopang. |
| Papua Barat Daya | Kambik | Rumah adat suku Moi di kawasan Sorong yang berbentuk panggung dari kayu. |
| Papua Tengah | Karapao | Rumah panjang upacara suku Kamoro di pesisir selatan yang dipakai untuk pesta adat. |
| Papua Pegunungan | Honai | Rumah adat berbentuk bulat beratap jerami tanpa jendela untuk menghangatkan penghuni di dataran tinggi. |
| Papua Selatan | Rumah Jew | Rumah bujang suku Asmat berupa rumah panggung panjang tempat laki-laki berkumpul dan upacara. |
Pakaian adat 38 provinsi
Pakaian adat adalah busana tradisional yang dipakai pada upacara, pernikahan, dan acara adat. Bahan, warna, dan hiasannya menunjukkan kekayaan budaya tiap daerah.
| Provinsi | Pakaian adat | Keterangan |
|---|---|---|
| Aceh | Ulee Balang Daro Baro | Pakaian adat pria bangsawan berupa baju hitam bersulam benang emas dengan celana cekak musang dan kain songket. Pakaian adat pengantin perempuan berupa baju lengan panjang bersulam, kain songket, dan perhiasan emas. |
| Sumatera Utara | Ulos | Kain tenun tradisional Batak yang disampirkan di bahu atau dililitkan pada upacara adat. |
| Sumatera Barat | Bundo Kanduang Pakaian Penghulu | Pakaian adat perempuan dewasa berupa baju kurung, selendang, dan penutup kepala tanduk. Pakaian adat pria pemimpin adat yang lengkap dengan deta, baju hitam, dan sarung. |
| Riau | Teluk Belanga Baju Kurung Laboh | Pakaian adat pria Melayu berupa baju longgar berkerah tegak dengan kain samping dan tengkolok. Pakaian adat perempuan Melayu berupa baju kurung panjang dan longgar. |
| Kepulauan Riau | Teluk Belanga Baju Kurung Cekak Musang | Pakaian adat pria Melayu berupa baju longgar berkerah tegak dengan kain samping. Pakaian Melayu berkerah tegak yang dipakai pria dan wanita. |
| Jambi | Angso Duo | Pakaian adat pengantin berhias motif sepasang angsa sebagai lambang kesetiaan. |
| Sumatera Selatan | Aesan Gede Aesan Paksangko | Pakaian adat pengantin kebesaran berwarna merah dengan songket dan mahkota Aesan. Pakaian adat pengantin dengan mahkota paksangko dan songket bersulam emas. |
| Kepulauan Bangka Belitung | Paksian Baju Seting | Pakaian adat pengantin perempuan dengan mahkota dan perhiasan emas. Pakaian adat pria berupa baju dan celana dengan kain samping. |
| Bengkulu | Baju Kurung Bengkulu | Pakaian adat perempuan berupa baju kurung bersulam benang emas dengan kain songket. |
| Lampung | Tapis Siger | Kain tenun bersulam benang emas atau perak yang dipakai dalam upacara adat. Mahkota berbentuk lengkung bergerigi yang dipakai pengantin perempuan. |
| Banten | Pangsi Pakaian Adat Baduy | Baju dan celana longgar berwarna gelap yang dipakai pria dengan ikat kepala dalam busana adat setempat. Pakaian suku Baduy: Baduy Dalam berwarna putih, Baduy Luar berwarna hitam atau biru tua. |
| DKI Jakarta | Ujung Serong Kebaya Encim | Busana pria Betawi berupa baju koko, celana pangsi, kain sarung di pinggang, dan peci. Kebaya bersulam dengan kain batik, dipakai perempuan Betawi pada acara resmi. |
| Jawa Barat | Kebaya Sunda Iket Sunda | Kebaya perempuan Sunda dengan kain sinjang batik dan sanggul, dipakai pada acara adat. Ikat kepala dari kain batik yang dipakai pria Sunda bersama baju kampret atau pangsi. |
| Jawa Tengah | Beskap Kebaya Jawa | Jas pria Jawa berpotongan miring yang dipadukan dengan kain jarik, blangkon, dan keris. Busana perempuan Jawa berupa kebaya dengan kain jarik dan sanggul. |
| DI Yogyakarta | Surjan Kebaya Kutubaru | Baju pria Jawa bermotif lurik dengan lengan panjang, dipadukan dengan kain jarik dan blangkon. Kebaya dengan tambahan kain di bagian dada, dipakai perempuan Jawa dari lingkungan kraton. |
| Jawa Timur | Pesa'an Kebaya Rancongan | Pakaian pria Madura berupa baju longgar hitam dengan kaos bergaris merah-putih. Kebaya perempuan Madura yang dipakai dengan kain batik dan perhiasan. |
| Bali | Payas Agung Udeng | Busana adat pengantin yang megah dengan mahkota, kain songket, dan perhiasan emas. Ikat kepala pria untuk upacara adat dan sembahyang di pura. |
| Nusa Tenggara Barat | Lambung Pegon | Pakaian adat perempuan Sasak berupa baju tanpa lengan berwarna gelap yang dipadu kain songket. Pakaian adat pria Sasak berupa jas dengan sarung songket, ikat kepala, dan keris. |
| Nusa Tenggara Timur | Ti'i Langga Tenun Ikat Sumba | Topi anyaman daun lontar berhiaskan ujung runcing pada ujungnya, dipakai pria Rote. Kain dengan motif hewan dan simbol adat yang dibuat dengan teknik mengikat benang sebelum dicelup. |
| Kalimantan Barat | King Baba dan King Bibinge Telok Belanga | Pakaian adat Dayak: King Baba untuk pria dan King Bibinge untuk wanita, dihias manik dan bulu burung. Pakaian adat Melayu berupa baju kurung longgar dengan kain songket. |
| Kalimantan Tengah | Baju Sangkarut | Pakaian adat Dayak Ngaju dari kulit kayu atau kain, dihias manik dan bulu enggang. |
| Kalimantan Selatan | Baju Bagajah Gamuling Baular Lulut Babaju Kun Galung Pancar Matahari | Pakaian pengantin wanita Banjar dengan hiasan kepala bersusun dan kain bermotif ular. Pakaian adat Banjar berhias galung (kalung besar) berbentuk pancaran matahari. |
| Kalimantan Timur | Ta'a dan Sapei Sapaq Ulap Doyo | Pakaian adat Dayak Kenyah: Ta'a untuk wanita dan Sapei Sapaq untuk pria, berhias manik. Kain tenun suku Dayak Benuaq yang dibuat dari serat daun doyo. |
| Kalimantan Utara | Pakaian adat Tidung | Busana suku Tidung berupa baju dan kain bersulam benang emas. |
| Sulawesi Utara | Laku Tepu | Pakaian adat Minahasa untuk wanita berupa kebaya dengan kain bersulam. |
| Gorontalo | Bili'u Paluwala | Pakaian adat pengantin wanita dengan hiasan kepala, kalung, dan gelang bersusun. Pakaian adat pengantin pria yang dilengkapi hiasan kepala khas. |
| Sulawesi Tengah | Baju Nggembe Banjara | Pakaian adat suku Kaili berupa baju tradisional berwarna cerah. Pakaian adat suku Kaili dengan kain dan hiasan yang dikenakan dalam upacara adat. |
| Sulawesi Barat | Pokko' | Baju adat wanita Mandar yang dipadukan dengan sarung sutra (lipa' sa'be). |
| Sulawesi Selatan | Baju Bodo Songkok Recca | Baju adat wanita Bugis-Makassar berlengan pendek yang tipis, berbentuk segi empat. Peci adat Bugis dari serat pelepah lontar yang dianyam dan dilapisi. |
| Sulawesi Tenggara | Babu Nggawi Kalambe | Pakaian adat wanita suku Tolaki yang berhias emas dan kain tenun. Pakaian adat wanita suku Buton berupa baju dengan hiasan sulaman. |
| Maluku | Baju Cele | Pakaian adat berupa baju bergaris-garis merah atau hitam yang dipadukan dengan kain sarung. |
| Maluku Utara | Manteren Lamo | Pakaian adat berupa busana kebesaran kesultanan di kawasan Ternate dan Tidore. |
| Papua | Rok Rumbai | Pakaian adat berupa rok dari rumbai serat atau daun yang dipadukan dengan hiasan kepala bulu burung. |
| Papua Barat | Pakaian Rumbai Arfak | Pakaian adat dari serat rumbai dengan hiasan kepala bulu burung khas pegunungan di kawasan Arfak. |
| Papua Barat Daya | Kain Timor | Kain tenun bermotif khas yang dipakai dalam upacara adat dan sebagai alat pembayaran adat. |
| Papua Tengah | Noken | Tas rajut dari serat kulit kayu yang dipakai di kepala atau punggung; diakui sebagai warisan budaya UNESCO. |
| Papua Pegunungan | Koteka | Pelindung kemaluan pria dari kulit labu air yang dikeringkan, dipakai suku Dani di dataran tinggi. |
| Papua Selatan | Rok Serat Sagu | Pakaian adat dari serat sagu dan kulit kayu yang dipakai suku Asmat saat upacara. |
Senjata tradisional 38 provinsi
Senjata tradisional dahulu dipakai untuk berburu, bertahan, dan berperang, dan kini lebih sering menjadi pusaka, perlengkapan upacara, atau bagian pakaian adat.
| Provinsi | Senjata tradisional | Keterangan |
|---|---|---|
| Aceh | Rencong Peudeueng | Senjata tradisional berbentuk huruf L seperti tulisan "bismillah" dalam aksara Arab. Pedang tradisional yang lazim dipakai pejuang dan bangsawan pada masa lampau. |
| Sumatera Utara | Piso Surit Piso Gajah Dompak | Senjata tradisional berupa pisau dari suku Karo. Pisau tradisional Batak Toba yang berukuran besar dan berhias. |
| Sumatera Barat | Karih | Keris tradisional dengan gagang melengkung khas suku Minangkabau. |
| Riau | Pedang Jenawi Badik Tumbuk Lada | Pedang tradisional Melayu yang bergagang unik dan dipakai pada upacara adat. Pisau pendek tradisional Melayu dengan bilah lurus. |
| Kepulauan Riau | Keris Melayu | Senjata tikam bermata berlekuk-lekuk yang dipakai pria Melayu pada upacara adat. |
| Jambi | Keris Siginjai | Keris pusaka bergagang indah yang menjadi lambang kebesaran kesultanan. |
| Sumatera Selatan | Tombak Trisula Keris | Tombak bermata tiga yang menjadi senjata tradisional. Senjata tikam berlekuk yang dipakai pria pada upacara adat. |
| Kepulauan Bangka Belitung | Parang | Senjata tajam dan alat kerja tradisional berbilah lebar. |
| Bengkulu | Badik Keris | Pisau pendek tradisional dengan bilah bergelombang. Senjata tikam berlekuk yang dipakai pada upacara adat. |
| Lampung | Terakol | Senjata tradisional berbentuk keris atau pedang. |
| Banten | Golok Ciomas | Golok khas dari daerah Ciomas yang terkenal tajam dan menjadi benda budaya serta bela diri setempat. |
| DKI Jakarta | Golok Betawi | Senjata tradisional dan alat bela diri silat Betawi, dikenal dari kisah jagoan Si Pitung. |
| Jawa Barat | Kujang | Senjata tradisional suku Sunda berbentuk melengkung dengan lubang kecil di bilahnya, dianggap pusaka. |
| Jawa Tengah | Keris Gaya Surakarta | Keris bergaya Surakarta, senjata pusaka berbilah berlekuk atau lurus yang juga menjadi pelengkap busana adat. |
| DI Yogyakarta | Keris Gaya Yogyakarta Tombak Kyai Plered | Keris bergaya Yogyakarta yang menjadi pusaka kraton dan pelengkap busana adat pria. Tombak pusaka milik kraton yang dipercaya memiliki kekuatan istimewa. |
| Jawa Timur | Clurit | Senjata tajam berbentuk melengkung seperti bulan sabit yang menjadi lambang masyarakat Madura. |
| Bali | Keris Bali | Senjata tradisional berlekuk-lekuk yang dipakai dalam upacara adat dan sebagai pelengkap busana. |
| Nusa Tenggara Barat | Keris Sasak | Keris khas suku Sasak yang menjadi pelengkap pakaian adat pria. |
| Nusa Tenggara Timur | Kabela | Parang tradisional suku Sumba yang diselipkan di pinggang pria. |
| Kalimantan Barat | Mandau Sumpit | Parang berhulu ukiran milik suku Dayak, dahulu dipakai berperang dan dalam upacara adat. Senjata tiup berupa tabung panjang dengan anak panah kecil (damak), dipakai Dayak berburu. |
| Kalimantan Tengah | Dohong Talawang | Senjata tikam mirip keris milik suku Dayak Ngaju, biasa dikenakan para pemimpin adat. Perisai kayu berukir milik suku Dayak Ngaju untuk menangkis serangan. |
| Kalimantan Selatan | Parang Bungkul | Parang khas suku Banjar bermata melengkung dengan bagian pangkal yang menggembung. |
| Kalimantan Timur | Sumpit Dayak | Senjata tiup berbentuk tabung kayu panjang dengan anak sumpit beracun untuk berburu. |
| Kalimantan Utara | Klebit | Perisai kayu Dayak Kenyah berukir motif sulur untuk menangkis serangan. |
| Sulawesi Utara | Pedang Waranei Santi | Pedang prajurit Minahasa (waranei = pemberani). Tombak tradisional Minahasa dengan mata tombak runcing. |
| Gorontalo | Wamilo | Senjata tradisional daerah ini yang dipakai dalam peperangan dan upacara. |
| Sulawesi Tengah | Guma | Parang tradisional suku Kaili untuk berkebun, berburu, dan berperang. |
| Sulawesi Barat | Gayang | Keris khas suku Mandar yang dipakai pria pada upacara adat. |
| Sulawesi Selatan | Badik Kalewang | Senjata tikam Bugis-Makassar yang melambangkan harga diri. Pedang suku Makassar yang bermata tunggal. |
| Sulawesi Tenggara | Taawu | Parang suku Tolaki yang dipakai sebagai alat kerja dan senjata. |
| Maluku | Parang Salawaku | Parang yang dipadukan dengan salawaku, yaitu perisai kayu panjang, dipakai dalam tarian perang. |
| Maluku Utara | Pedang Kesultanan Ternate | Pedang pusaka bangsawan dan prajurit kesultanan di Pulau Ternate. |
| Papua | Busur dan Panah | Senjata berburu dan berperang tradisional dari kayu dan bambu dengan mata panah runcing. |
| Papua Barat | Belati Tulang Kasuari | Pisau belati yang dibuat dari tulang kaki burung kasuari. |
| Papua Barat Daya | Tombak Moi | Tombak kayu tradisional suku Moi yang dipakai untuk berburu dan berperang. |
| Papua Tengah | Panah Kamoro | Busur dan panah panjang yang dipakai untuk berburu di rawa dan hutan. |
| Papua Pegunungan | Kapak Batu | Kapak dengan mata batu yang diikat pada gagang kayu, digunakan untuk menebang dan berperang. |
| Papua Selatan | Tombak Asmat | Tombak kayu panjang suku Asmat yang dipakai berburu dan menangkap ikan. |
Bahasa daerah 38 provinsi
Indonesia memiliki ratusan bahasa daerah. Tabel ini memuat bahasa daerah yang lazim disebut dalam pelajaran sekolah beserta contoh kata atau sapaannya. Satu provinsi bisa memiliki beberapa bahasa daerah, dan satu bahasa bisa dipakai di beberapa provinsi.
| Provinsi | Bahasa daerah | Keterangan dan contoh |
|---|---|---|
| Aceh | Bahasa Aceh | Contoh: "Teurimeng geunaseh" = Terima kasih. |
| Sumatera Utara | Bahasa Batak Toba | Contoh: "Horas" = Salam, selamat. |
| Sumatera Barat | Bahasa Minangkabau | Contoh: "Ambo" = Saya. |
| Riau | Bahasa Melayu | Contoh: "Apo kabar?" = Apa kabar? |
| Kepulauan Riau | Bahasa Melayu | Contoh: "Tabik" = Salam hormat. |
| Jambi | Bahasa Melayu Jambi | Contoh: "Apo kabar?" = Apa kabar? |
| Sumatera Selatan | Bahasa Palembang | Contoh: "Wong kito galo" = Orang kita semua. |
| Kepulauan Bangka Belitung | Bahasa Melayu Bangka | Contoh: "Tabik" = Salam hormat. |
| Bengkulu | Bahasa Rejang | Contoh: "Kemano?" = Ke mana? |
| Lampung | Bahasa Lampung | Contoh: "Api khabar?" = Apa kabar? |
| Banten | Bahasa Sunda Banten | Bahasa Sunda dialek Baduy dan sekitarnya. Contoh: "Sampurasun" = salam sapaan. |
| DKI Jakarta | Bahasa Betawi | Bahasa sehari-hari suku Betawi. Contoh: "Ente" = kamu. |
| Jawa Barat | Bahasa Sunda Bahasa Cirebon | Bahasa suku Sunda. Contoh: "Punten" = permisi; "Wilujeng enjing" = selamat pagi. Bahasa Jawa dialek pesisir yang dipakai di Cirebon dan sekitarnya. Contoh: "Kepriben" = bagaimana. |
| Jawa Tengah | Bahasa Jawa Surakarta Bahasa Jawa Banyumasan | Bahasa Jawa dengan tingkat tutur halus. Contoh: "Sugeng enjing" = selamat pagi. Dialek Jawa di wilayah barat daya yang dikenal khas. Contoh: "Inyong" = saya. |
| DI Yogyakarta | Bahasa Jawa Yogyakarta | Bahasa Jawa dengan tingkat tutur bertingkat. Contoh: "Matur nuwun" = terima kasih. |
| Jawa Timur | Bahasa Jawa Timuran Bahasa Madura Bahasa Osing | Dialek Jawa yang dituturkan lugas di wilayah timur. Contoh: "Cak" = kakak laki-laki. Bahasa suku Madura. Contoh: "Mator sakalangkong" = terima kasih. Bahasa suku Osing di ujung timur. Contoh: "Isun" = saya. |
| Bali | Bahasa Bali | Bahasa suku Bali. Contoh: "Om Swastiastu" = salam; "Suksma" = terima kasih. |
| Nusa Tenggara Barat | Bahasa Sasak Bahasa Mbojo | Bahasa suku Sasak. Contoh: "Tiang" = saya. Bahasa suku Bima. Contoh: "Dou" = orang. |
| Nusa Tenggara Timur | Bahasa Melayu Kupang Bahasa Sumba Bahasa Manggarai | Bahasa sehari-hari masyarakat kota. Contoh: "Beta" = saya. Bahasa suku Sumba. Contoh: "Nyungga" = saya. Bahasa suku Manggarai. Contoh: "Kae" = kakak. |
| Kalimantan Barat | Bahasa Melayu Pontianak Bahasa Dayak Kanayatn | Contoh: "kamek" = saya. Contoh: "Jubata" = Tuhan. |
| Kalimantan Tengah | Bahasa Dayak Ngaju | Contoh: "huma" = rumah. |
| Kalimantan Selatan | Bahasa Banjar | Contoh: "pian" = Anda, "kada" = tidak. |
| Kalimantan Timur | Bahasa Kutai | Bahasa suku Kutai di sekitar Sungai Mahakam; contoh: "ikam" = kamu. |
| Kalimantan Utara | Bahasa Tidung | Bahasa suku Tidung di pesisir utara Kalimantan; contoh: "padan liu" = terima kasih. |
| Sulawesi Utara | Bahasa Melayu Manado Bahasa Minahasa | Contoh: "torang samua basudara" = kita semua bersaudara. Contoh: "Sitou timou tumou tou" = manusia hidup untuk memanusiakan orang lain. |
| Gorontalo | Bahasa Hulontalo | Bahasa utama suku Hulontalo; contoh: "dila" = tidak. |
| Sulawesi Tengah | Bahasa Kaili | Contoh semboyan: "Nosarara Nosabatutu" = bersatu kita teguh. |
| Sulawesi Barat | Bahasa Mandar | Contoh nilai: "Sibaliparriq" = saling membantu saat kesulitan. |
| Sulawesi Selatan | Bahasa Bugis Bahasa Makassar Bahasa Toraja | Contoh: "iyé" = ya. Contoh: "tabe'" = permisi. Contoh: "kurre sumanga'" = terima kasih. |
| Sulawesi Tenggara | Bahasa Tolaki | Contoh: "kalo" = lingkaran rotan, lambang persatuan adat suku Tolaki. |
| Maluku | Bahasa Melayu Ambon | Contoh: "Beta" = saya, "Ose" = kamu. |
| Maluku Utara | Bahasa Melayu Ternate | Contoh: "Ngana" = kamu, "Beta" = saya. |
| Papua | Bahasa Melayu Papua Bahasa Biak | Contoh: "Sa" = saya, "Kitong" = kita. Contoh: "Wor" = nyanyian atau upacara adat. |
| Papua Barat | Bahasa Hatam | Bahasa suku Hatam di Pegunungan Arfak; "Hatam" juga nama sukunya. |
| Papua Barat Daya | Bahasa Moi | Bahasa suku Moi di kawasan Sorong; "Moi" juga nama sukunya. |
| Papua Tengah | Bahasa Mee Bahasa Amungme | Contoh: "Koyao" = salam hormat. Contoh: "Amolongo" = salam. |
| Papua Pegunungan | Bahasa Dani | Contoh: "Wa, wa, wa" = salam atau ucapan terima kasih. |
| Papua Selatan | Bahasa Marind | Contoh: "Anim-ha" = manusia sejati, sebutan orang Marind bagi diri mereka. |
Flora dan fauna khas 38 provinsi
Flora adalah tumbuhan dan fauna adalah hewan. Banyak provinsi memilih satu tumbuhan dan satu hewan sebagai identitas daerahnya. Sebagian hewan identitas ini dilindungi karena populasinya terancam. Beberapa buku memilih flora atau fauna yang berbeda untuk provinsi yang sama, jadi gunakan buku pelajaran di kelas sebagai rujukan utama.
| Provinsi | Flora khas | Fauna khas |
|---|---|---|
| Aceh | Bunga jeumpa Bunga harum berwarna putih kekuningan (cempaka putih) yang namanya menjadi judul lagu daerah terkenal. | Gajah Sumatera Satwa besar berbelalai yang hidup di hutan Sumatera dan terancam punah. |
| Sumatera Utara | Meranti Batak Pohon kayu keras yang tumbuh di hutan dataran Sumatera. | Beo Nias Burung hitam pandai menirukan suara yang berasal dari pulau di barat Sumatera. |
| Sumatera Barat | Rafflesia gadutensis Bunga raksasa tanpa daun dan batang yang tumbuh sebagai parasit pada tanaman rambat. | Itik Kamang Jenis itik petelur khas dataran tinggi Agam. |
| Riau | Pohon kempas Pohon tinggi berkayu keras yang tumbuh di hutan rawa dan dataran rendah. | Burung serindit Burung kecil berbulu hijau dengan paruh merah yang tidur menggantung terbalik. |
| Kepulauan Riau | Pohon pinang Pohon berbatang lurus dengan buah yang dipakai untuk sirih dan banyak tumbuh di pesisir. | Penyu hijau Kura-kura laut besar bercangkang yang bertelur di pantai pulau-pulau kecil. |
| Jambi | Bunga melati Bunga kecil berwarna putih yang harum dan dipakai sebagai hiasan. | Tapir Satwa berbelalai pendek berwarna hitam putih yang hidup di hutan tropis. |
| Sumatera Selatan | Pohon pulai Pohon besar berkayu ringan yang tumbuh di hutan dan rawa. | Kuau raja Burung berekor panjang dengan bulu indah yang hidup di hutan pegunungan. |
| Kepulauan Bangka Belitung | Pohon pelawan Pohon berkayu keras yang bunganya menjadi sumber madu pelawan. | Tarsius Bangka Primata kecil bermata besar yang aktif pada malam hari. |
| Bengkulu | Puspa langka Bunga raksasa tanpa daun yang dikenal dengan nama ilmiah Rafflesia arnoldii. | Beruang madu Beruang terkecil di dunia dengan bulu hitam dan tanda kuning di dada. |
| Lampung | Bunga kopi robusta Bunga putih tanaman kopi yang menjadi komoditas andalan daerah ini. | Gajah Sumatera Satwa besar berbelalai yang dilindungi di taman nasional hutan Sumatera. |
| Banten | Langkap Tumbuhan sejenis palem (Arenga obtusifolia) yang menjadi flora identitas provinsi di ujung barat Pulau Jawa. | Badak Jawa Badak bercula satu yang sangat langka dan dilindungi di Taman Nasional Ujung Kulon. |
| DKI Jakarta | Salak Condet Buah salak khas Condet yang menjadi flora identitas ibu kota negara lama. | Elang Bondol Burung pemangsa berkepala putih dan berbadan cokelat kemerahan, fauna identitas ibu kota negara lama. |
| Jawa Barat | Gandaria Pohon buah berasa asam manis (Bouea macrophylla) yang menjadi flora identitas provinsi ini. | Macan Tutul Jawa Kucing besar berbulu kuning dengan bintik hitam, hewan langka endemik Pulau Jawa. |
| Jawa Tengah | Melati Gambir Bunga melati putih harum yang menjadi flora identitas dan dipakai untuk rangkaian pengantin. | Kuntul Perak Burung bangau putih bertubuh ramping dengan kaki panjang yang hidup di dekat air. |
| DI Yogyakarta | Kepel Pohon buah yang dahulu ditanam di lingkungan kraton (Stelechocarpus burahol) dan menjadi flora identitas. | Burung Kutilang Burung kecil berjambul dengan suara merdu yang sering dijumpai di halaman rumah. |
| Jawa Timur | Teratai Tanaman air berbunga indah yang tumbuh di kolam dan telaga. | Sapi Madura Sapi berkulit cokelat kemerahan yang dipakai dalam tradisi kerapan sapi. |
| Bali | Majegau Pohon berkayu keras yang batang dan daunnya dipakai dalam upacara adat. | Jalak Bali Burung berbulu putih dengan ujung sayap hitam dan kulit biru di sekitar mata, sangat langka. |
| Nusa Tenggara Barat | Kayu Sepang Pohon penghasil kayu berwarna merah (Caesalpinia sappan) yang dipakai sebagai pewarna. | Rusa Timor Rusa berbulu cokelat keabuan yang hidup di padang rumput dan menjadi hewan identitas daerah. |
| Nusa Tenggara Timur | Cendana Pohon penghasil kayu harum bernilai tinggi yang sejak lama diperdagangkan. | Komodo Kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau-pulau Taman Nasional Komodo. |
| Kalimantan Barat | Pohon tengkawang Pohon penghasil buah berlemak yang dimanfaatkan sebagai minyak nabati dan menjadi flora identitas daerah ini. | Burung enggang Burung berparuh besar dengan tanduk di atas paruh, dihormati suku Dayak sebagai burung suci. |
| Kalimantan Tengah | Bunga tasi Tumbuhan berbunga yang ditetapkan sebagai flora identitas daerah ini. | Orangutan Kera besar berbulu cokelat kemerahan yang hidup di hutan dan dilindungi di Taman Nasional Tanjung Puting. |
| Kalimantan Selatan | Kasturi Mangga langka berbau harum yang menjadi flora identitas dan hampir punah di alam liar. | Bekantan Monyet berhidung panjang dan besar yang hidup di hutan bakau tepi sungai. |
| Kalimantan Timur | Anggrek hitam Anggrek langka berlidah hitam yang menjadi flora identitas daerah ini. | Pesut Mahakam Lumba-lumba air tawar berkepala bulat yang hidup di Sungai Mahakam. |
| Kalimantan Utara | Pohon ulin (kayu besi) Pohon berkayu sangat keras dan tahan air yang tumbuh di hutan Kalimantan. | Beruang madu Beruang terkecil di dunia dengan bercak kuning di dada, penyuka madu dan serangga. |
| Sulawesi Utara | Cempaka utan Pohon berbunga harum yang ditetapkan sebagai flora identitas daerah ini. | Tarsius Primata kecil bermata besar yang aktif di malam hari dan melompat dari pohon ke pohon. |
| Gorontalo | Pohon kelapa Pohon pesisir serbaguna; kelapa merupakan komoditas penting daerah ini. | Babirusa Babi hutan bertaring melengkung ke atas yang hanya hidup di Sulawesi. |
| Sulawesi Tengah | Pohon eboni Pohon berkayu hitam pekat yang bernilai tinggi dan menjadi flora identitas daerah ini. | Burung maleo Burung endemik berjambul yang menguburkan telurnya di tanah panas atau pasir hangat. |
| Sulawesi Barat | Pohon kakao Tanaman penghasil cokelat yang menjadi komoditas unggulan daerah ini. | Julang Sulawesi Burung rangkong Sulawesi berparuh besar dengan balung di atas paruh. |
| Sulawesi Selatan | Pohon lontar Palma tinggi yang daun dan niranya dimanfaatkan; seratnya dipakai membuat kerajinan. | Ayam hutan Unggas liar hutan Sulawesi berjambul yang hidup di semak dan tepi hutan. |
| Sulawesi Tenggara | Anggrek kuning Anggrek berbunga kuning yang menjadi flora identitas daerah ini. | Anoa Kerbau kerdil endemik Sulawesi bertanduk lurus yang hidup di hutan. |
| Maluku | Anggrek Larat Anggrek berbunga ungu keputihan yang menjadi flora identitas daerah kepulauan rempah ini. | Kakatua Maluku Burung kakatua berjambul merah muda yang hidup di hutan Pulau Seram. |
| Maluku Utara | Cengkih Tanaman rempah yang dahulu menjadi komoditas utama kesultanan di Ternate dan Tidore. | Bidadari Halmahera Burung cenderawasih berukuran sedang dengan bulu panjang di sayap, hidup di hutan Halmahera. |
| Papua | Pohon Matoa Pohon buah dengan daging buah manis bening yang tumbuh liar dan dibudidayakan di pulau paling timur. | Cenderawasih Burung surga berbulu indah yang dijuluki burung dari surga. |
| Papua Barat | Pala Fakfak Tanaman pala yang berbuah harum dan menjadi komoditas rempah khas di kawasan Fakfak. | Mambruk Burung merpati besar berjambul seperti mahkota berbulu kebiruan. |
| Papua Barat Daya | Pohon Merbau Pohon kayu keras berwarna merah kecokelatan yang sangat bernilai untuk bahan bangunan. | Cenderawasih Merah Burung surga berbulu merah memanjang yang hanya hidup di Pulau Waigeo, Raja Ampat. |
| Papua Tengah | Anggrek Dendrobium Anggrek hutan beraneka warna yang banyak tumbuh di hutan dataran tinggi dan rendah. | Kanguru Pohon Hewan berkantung yang hidup memanjat pohon di hutan hujan. |
| Papua Pegunungan | Buah Merah Buah panjang berwarna merah dari pohon pandan yang diolah menjadi minyak dan pangan. | Landak Papua Mamalia bertelur berduri yang hidup di hutan pegunungan tinggi. |
| Papua Selatan | Pohon Sagu Pohon penghasil tepung sagu yang menjadi makanan pokok masyarakat pesisir selatan. | Wallabi Lincah Hewan berkantung sejenis kanguru kecil yang hidup di padang savana Taman Nasional Wasur. |
Tarian, makanan, alat musik, dan lagu daerah 38 provinsi
Selain rumah dan pakaian, setiap daerah punya tarian, makanan, alat musik, dan lagu khas. Ini empat tabel ringkasnya.
Tarian daerah
| Provinsi | Tarian | Keterangan |
|---|---|---|
| Aceh | Tari Saman Tari Seudati | Tarian suku Gayo yang dibawakan banyak penari duduk berbaris dengan tepukan tangan dan dada. Tarian pria bertema kepahlawanan dengan gerak petikan jari dan tepukan dada. |
| Sumatera Utara | Tari Tor-Tor Tari Serampang Dua Belas | Tarian suku Batak yang diiringi gondang dalam upacara adat. Tarian pergaulan Melayu dengan gerak dua belas ragam yang bertema cinta. |
| Sumatera Barat | Tari Piring Tari Indang | Tarian dengan piring di kedua telapak tangan sambil menari dengan gerak cepat. Tarian duduk berkelompok yang diiringi pukulan rebana dan syair bernuansa Islami. |
| Riau | Tari Zapin Tari Persembahan | Tarian Melayu bergerak lincah dengan iringan gambus dan marwas. Tarian penyambutan tamu yang menyuguhkan sirih. |
| Kepulauan Riau | Tari Makyong Tari Zapin | Tarian drama Melayu klasik yang dibawakan dengan musik dan dialog. Tarian Melayu bergerak lincah dengan iringan gambus dan marwas. |
| Jambi | Tari Sekapur Sirih Tari Selampit Delapan | Tarian penyambutan tamu agung yang menyuguhkan sirih. Tarian Melayu yang dibawakan dengan gerak lemah gemulai. |
| Sumatera Selatan | Tari Gending Sriwijaya Tari Tanggai | Tarian penyambutan tamu agung yang dibawakan sembilan penari putri. Tarian dengan jari lentik bercincin panjang yang dibawakan lemah gemulai. |
| Kepulauan Bangka Belitung | Tari Campak Tari Serimbang | Tarian pergaulan Melayu yang dibawakan berpasangan dengan musik gembira. Tarian Melayu tradisional yang berasal dari daerah kepulauan ini. |
| Bengkulu | Tari Andun Tari Kejei | Tarian pergaulan masyarakat Rejang yang dibawakan beramai-ramai. Tarian adat suku Rejang yang dibawakan dalam upacara panen. |
| Lampung | Tari Sigeh Pengunten Tari Bedana | Tarian penyambutan tamu dengan gerak tangan membawa kotak sirih. Tarian pergaulan dengan gerak lincah yang diiringi gambus. |
| Banten | Tari Rampak Bedug Tari Walijamaliha | Pertunjukan menabuh beduk secara serempak dengan irama dinamis, berkembang dari tradisi menjelang Lebaran. Tari penyambutan tamu yang menggambarkan keramahan masyarakat dengan gerak lemah gemulai. |
| DKI Jakarta | Tari Topeng Betawi Tari Yapong | Tari yang memakai topeng dengan iringan musik Betawi dan sering diselingi lawakan. Tari pergaulan yang ceria, diciptakan pada tahun 1977 untuk menyambut tamu. |
| Jawa Barat | Tari Jaipongan Tari Merak Tari Topeng Cirebon | Tari pergaulan dengan gerak lincah dan iringan kendang, diciptakan Gugum Gumbira. Tari yang menirukan burung merak yang sedang memamerkan bulu ekornya yang indah. Tari bertopeng dari Cirebon dengan beberapa karakter, dari Panji hingga Kelana. |
| Jawa Tengah | Tari Gambyong Tari Sintren | Tari penyambutan tamu dari Surakarta dengan gerak lemah gemulai dan iringan gamelan. Tarian bernuansa mistis dari pesisir utara, penarinya dimasukkan ke dalam kurungan. |
| DI Yogyakarta | Tari Serimpi Tari Bedhaya | Tari kraton yang dibawakan empat penari putri dengan gerak halus dan penuh makna. Tari sakral kraton oleh sembilan penari putri yang dibawakan dengan gerak yang lambat dan anggun. |
| Jawa Timur | Reog Ponorogo Tari Remo Tari Gandrung | Pertunjukan dengan topeng singa raksasa berhias bulu merak yang dibawa oleh seorang penari. Tari putra dengan gerak gagah dan lonceng di kaki, sering membuka pertunjukan ludruk. Tari pergaulan khas suku Osing yang menggambarkan rasa syukur atas panen. |
| Bali | Tari Pendet Tari Kecak Tari Legong | Tari penyambutan tamu oleh penari putri yang menabur bunga dari wadah bokor. Tari yang diiringi paduan suara "cak" para penari pria yang duduk melingkar, mengisahkan Ramayana. Tari klasik gemulai yang dibawakan penari belia dengan iringan gamelan. |
| Nusa Tenggara Barat | Tari Gandrung Lombok Tari Mpaa Lenggogo | Tari pergaulan suku Sasak yang dibawakan secara berpasangan dengan iringan gamelan. Tari tradisional suku Mbojo yang dibawakan dengan gerak lemah gemulai. |
| Nusa Tenggara Timur | Tari Caci Tari Likurai | Tarian pertarungan pria Manggarai dengan cambuk dan perisai sebagai ungkapan syukur. Tari perang suku Belu yang dibawakan sambil menabuh genderang kecil. |
| Kalimantan Barat | Tari Jonggan Tari Monong | Tari pergaulan Dayak yang diiringi alat musik tradisional dan dibawakan beramai-ramai. Tari penyembuhan Dayak yang dibawakan dukun untuk mengobati orang sakit. |
| Kalimantan Tengah | Tari Manasai Tari Tambun dan Bungai | Tari pergaulan Dayak Ngaju yang ditarikan melingkar dengan gerak ceria. Tari kepahlawanan yang mengisahkan dua tokoh legenda Dayak Ngaju. |
| Kalimantan Selatan | Tari Baksa Kembang Tari Kuda Gepang | Tari penyambutan tamu dengan gerak lemah gemulai sambil membawa bunga. Tari prajurit berkuda dari anyaman yang diiringi musik panting. |
| Kalimantan Timur | Tari Gantar Tari Hudoq | Tari Dayak yang menggambarkan gerak menanam padi dengan tongkat dan tabung berisi biji. Tari bertopeng Dayak Bahau dan Modang untuk upacara syukur panen dan menolak bala. |
| Kalimantan Utara | Tari Iraw Tengkapon Tari Jepen | Tari suku Tidung yang dibawakan dalam pesta adat setelah panen. Tari pergaulan bergaya Melayu yang berkembang di wilayah utara pulau ini, diiringi gambus. |
| Sulawesi Utara | Tari Maengket Tari Kabasaran Tari Poco-Poco | Tari Minahasa yang menggambarkan rasa syukur atas panen, ditarikan berkelompok. Tari perang Minahasa dengan pedang dan kostum merah serta topeng berhias bulu. Tari kreasi yang populer dan ditarikan massal dengan langkah maju-mundur. |
| Gorontalo | Tari Saronde Tari Dana-Dana | Tari pergaulan pengantin pria yang memakai selendang dan diiringi rebana. Tari pergaulan bernuansa Islam, ditarikan berpasangan dengan syair dan rebana. |
| Sulawesi Tengah | Tari Dero Tari Pontanu | Tari pergaulan suku Pamona yang ditarikan melingkar sambil bergandengan tangan. Tari suku Kaili yang menggambarkan kegiatan menenun. |
| Sulawesi Barat | Tari Pattu'du Tari Bulu Londong | Tari adat Mandar yang ditarikan para gadis untuk menyambut tamu dan merayakan panen. Tari pergaulan daerah pegunungan Mamasa yang ditarikan sebagai ungkapan syukur. |
| Sulawesi Selatan | Tari Pakarena Tari Pa'gellu | Tari klasik Makassar bergerak lemah lembut dengan kipas, diiringi gendang. Tari Toraja yang dibawakan sebagai ungkapan sukacita dalam pesta adat. |
| Sulawesi Tenggara | Tari Lulo Tari Mangaru | Tari pergaulan Tolaki yang ditarikan melingkar beramai-ramai sambil bergandengan tangan. Tari perang suku Buton yang dibawakan prajurit dengan pedang. |
| Maluku | Tari Cakalele Tari Lenso | Tarian perang yang dibawakan dengan parang dan salawaku untuk menyambut tamu atau dalam upacara adat. Tarian pergaulan yang dibawakan berpasangan sambil mengibaskan saputangan. |
| Maluku Utara | Tari Soya-soya Tari Salai Jin | Tarian prajurit kesultanan yang menggambarkan semangat berperang membela negeri. Tarian tradisional dari Ternate yang diiringi musik dan puji-pujian. |
| Papua | Tari Yospan Tari Musyoh | Tarian pergaulan gabungan Yosim dan Pancar yang dibawakan dengan riang oleh muda-mudi. Tarian adat untuk menenangkan roh orang yang meninggal. |
| Papua Barat | Tari Tumbu Tanah | Tarian adat yang dibawakan dengan hentakan kaki ke tanah sambil bernyanyi bersama. |
| Papua Barat Daya | Tari Yamko Rambe Yamko | Tarian riang yang diiringi lagu berbahasa daerah dan dibawakan oleh banyak penari. |
| Papua Tengah | Tari Sajojo | Tarian pergaulan yang dibawakan bersama-sama dengan gerakan riang dan berpasangan. |
| Papua Pegunungan | Tari Perang Lembah Baliem | Tarian perang tiruan suku Dani yang ditampilkan dalam festival tahunan di Lembah Baliem. |
| Papua Selatan | Tari Tobe Tari Gatzi | Tarian perang suku Asmat yang dibawakan dengan semangat keberanian. Tarian adat suku Marind dari kawasan paling timur Indonesia. |
Makanan khas
| Provinsi | Makanan | Keterangan |
|---|---|---|
| Aceh | Mi Aceh Kuah pliek u | Mi kuning tebal berbumbu rempah pedas dengan daging, kambing, atau seafood. Gulai sayur berbumbu rempah dengan bahan khas dari ampas kelapa yang difermentasi. |
| Sumatera Utara | Arsik Bika Ambon | Masakan ikan mas berbumbu andaliman dan rempah khas Batak. Kue berongga berwarna kuning berbahan tepung, santan, dan telur yang khas Medan. |
| Sumatera Barat | Rendang Sate Padang | Daging dimasak lama dengan santan dan rempah hingga kering dan hitam. Sate daging sapi berkuah kental kuning kecokelatan bumbu rempah. |
| Riau | Gulai Patin Asam Pedas | Gulai ikan patin sungai berkuah kuning dengan rempah. Masakan ikan berkuah asam pedas dengan bumbu cabai dan asam. |
| Kepulauan Riau | Gonggong Otak-otak | Siput laut yang direbus dan dimakan dengan sambal. Olahan ikan bumbu dibungkus daun kelapa lalu dibakar. |
| Jambi | Tempoyak Gulai ikan patin | Olahan durian yang difermentasi, dimakan sebagai lauk atau dimasak dengan ikan. Gulai ikan patin sungai berkuah kuning dan gurih. |
| Sumatera Selatan | Pempek Tekwan | Olahan ikan dan sagu yang disantap dengan kuah cuko. Bola ikan kecil berkuah udang dengan bihun dan jamur. |
| Kepulauan Bangka Belitung | Lempah kuning Mi Koba | Masakan ikan berkuah kuning asam dengan bumbu kunyit. Mi berkuah khas dari kota timah dengan campuran ikan. |
| Bengkulu | Pendap Lemang tapai | Ikan dibungkus daun talas atau keladi dengan bumbu kelapa lalu dikukus. Beras ketan dimasak dalam bambu disantap dengan tapai. |
| Lampung | Seruit Pindang ikan | Sambal terasi segar dengan ikan bakar dan sayur lalap. Masakan ikan berkuah bumbu rempah yang segar. |
| Banten | Sate Bandeng Rabeg | Daging ikan bandeng yang dihaluskan dengan bumbu, dimasukkan kembali ke kulitnya, lalu dibakar. Olahan daging kambing berkuah dengan bumbu rempah yang berasal dari pengaruh kuliner Timur Tengah di pesisir. |
| DKI Jakarta | Kerak Telor Soto Betawi Bir Pletok | Jajanan dari beras ketan, telur, kelapa sangrai, dan ebi yang dimasak di atas wajan tanpa minyak. Soto berkuah santan atau susu dengan potongan daging sapi, jeroan, dan emping. Minuman jahe berwarna merah dari rempah-rempah yang tidak mengandung alkohol. |
| Jawa Barat | Batagor Nasi Timbel Peuyeum | Singkatan "bakso tahu goreng", berupa ikan giling yang diisikan ke tahu dan disiram saus kacang. Nasi yang dibungkus daun pisang dan dimakan dengan ayam goreng, lalapan, dan sambal. Tape singkong yang difermentasi, rasanya manis dan sedikit asam. |
| Jawa Tengah | Lumpia Semarang Soto Kudus Tahu Gimbal | Gulungan kulit tipis berisi rebung, udang, dan ayam yang digoreng atau dikukus. Soto berkuah bening dengan daging kerbau atau ayam yang disajikan dalam mangkuk kecil. Hidangan tahu goreng, lontong, sayur, dan gimbal udang yang disiram bumbu kacang. |
| DI Yogyakarta | Gudeg Bakpia Pathok | Masakan nangka muda yang dimasak lama dengan santan dan gula jawa hingga berwarna cokelat. Kue kecil berbentuk bulat pipih dengan isi kacang hijau yang berasal dari kawasan Pathok. |
| Jawa Timur | Rawon Rujak Cingur Lontong Balap | Sup daging sapi berkuah hitam pekat karena memakai kluwek sebagai bumbunya. Campuran sayur, buah, dan irisan hidung sapi dengan bumbu petis dan kacang. Lontong dengan tauge, tahu, lento, dan kuah petis, disajikan dengan sate kerang. |
| Bali | Ayam Betutu Lawar Sate Lilit | Ayam yang dibumbui rempah lalu dibungkus daun pisang dan dimasak dalam waktu lama. Olahan cincang sayur, kelapa parut, dan daging dengan bumbu khas. Sate dari daging cincang berbumbu yang dililitkan pada batang serai atau bambu. |
| Nusa Tenggara Barat | Ayam Taliwang Plecing Kangkung | Ayam bakar atau goreng berbumbu cabai pedas yang menjadi hidangan khas pulau Lombok. Kangkung rebus yang disiram sambal tomat pedas dan ditaburi kacang tanah. |
| Nusa Tenggara Timur | Se'i Jagung Bose | Daging sapi atau babi asap yang diolah dengan pengasapan kayu kosambi. Jagung pipil yang direbus bersama kacang-kacangan hingga lunak, makanan pokok daerah ini. |
| Kalimantan Barat | Bubur pedas Sambas Choipan | Bubur beras berisi aneka sayur dan rempah, makanan khas suku Melayu Sambas. Kue kukus isi bengkuang dan udang khas masyarakat Tionghoa di daerah ini. |
| Kalimantan Tengah | Juhu umbut rotan Wadi | Sayur berkuah dari pucuk muda rotan yang dimasak bersama ikan. Ikan atau daging yang difermentasi dengan garam dan nasi, olahan awet khas Dayak. |
| Kalimantan Selatan | Soto Banjar Ketupat Kandangan Bingka | Soto berkuah bening berempah, berisi suwiran ayam, telur, dan perkedel, disajikan dengan ketupat. Ketupat disajikan dengan ikan haruan (gabus) bersantan, khas Kandangan. Kue tradisional Banjar dari tepung, telur, dan santan yang dipanggang. |
| Kalimantan Timur | Amplang Gence ruan | Kerupuk renyah dari ikan tenggiri atau ikan lain berbentuk bulat kecil. Masakan ikan gabus (haruan) berkuah dengan bumbu asam dan rempah. |
| Kalimantan Utara | Kepiting soka | Kepiting bercangkang lunak yang digoreng tepung dan dimakan beserta cangkangnya. |
| Sulawesi Utara | Tinutuan Cakalang fufu Panada | Bubur Manado berisi beras, jagung, labu kuning, dan sayuran. Ikan cakalang asap khas Manado. Roti goreng isi ikan cakalang pedas. |
| Gorontalo | Binte biluhuta Ilabulo | Sup jagung muda berisi ikan, udang, dan perasan jeruk nipis. Olahan sagu dan isian hati ayam atau ikan yang dibungkus daun lalu dibakar. |
| Sulawesi Tengah | Kaledo Uta dada | Sup tulang kaki sapi berkuah asam pedas dari Donggala dan Palu. Masakan ikan berkuah santan dengan bumbu rempah dan jeruk. |
| Sulawesi Barat | Jepa Bau peapi Loka anjoroi | Penganan pengganti nasi dari singkong parut yang dipanggang di cetakan tanah. Ikan berkuah asam pedas khas suku Mandar. Pisang goreng dengan sambal khas Mandar. |
| Sulawesi Selatan | Coto Makassar Konro Pisang epe | Sup daging dan jeroan sapi berbumbu kacang dan rempah, disantap dengan ketupat. Sup atau bakar iga sapi berbumbu hitam dengan kluwek. Pisang bakar yang ditekan pipih lalu disiram gula merah cair. |
| Sulawesi Tenggara | Sinonggi Kasuami | Makanan pokok Tolaki dari sagu yang dimasak kental seperti lem dan disantap dengan ikan berkuah. Makanan pokok Buton dan Muna dari singkong parut yang dikukus. |
| Maluku | Colo-colo Sagu Lempeng | Sambal berisi cabai, bawang, tomat, dan jeruk nipis yang menjadi pendamping ikan bakar. Makanan berbentuk lempengan keras yang dibuat dari tepung sagu dan dipanggang dalam cetakan tanah liat. |
| Maluku Utara | Gohu Ikan Bagea | Ikan tuna mentah yang dibumbui perasan jeruk nipis, cabai, dan kemangi serta ditaburi kacang. Kue kering berbahan sagu dan kenari yang keras dan biasanya dicelupkan ke dalam teh atau kopi. |
| Papua | Papeda Kue Lontar | Bubur sagu kental dan lengket yang disantap dengan ikan kuah kuning. Kue manis berwarna kuning yang dipanggang dalam cetakan kecil dan dijual di pasar-pasar. |
| Papua Barat | Ikan Bakar Manokwari | Ikan laut segar yang dibakar dengan bumbu rempah dan disantap dengan sambal. |
| Papua Barat Daya | Ikan Kuah Kuning | Sup ikan berkuah kuning dengan kunyit dan jeruk nipis, teman makan papeda. |
| Papua Tengah | Sagu Bakar | Sagu yang dibakar hingga matang dan menjadi makanan pokok pengganti nasi. |
| Papua Pegunungan | Bakar Batu | Tradisi memasak daging, ubi, dan sayur bersama dalam lubang berbatu panas sebagai tanda syukur. |
| Papua Selatan | Ulat Sagu | Larva kumbang yang hidup di batang sagu, dimakan mentah atau dibakar sebagai sumber protein. |
Alat musik tradisional
| Provinsi | Alat musik | Keterangan |
|---|---|---|
| Aceh | Rapai Serune Kalee | Alat musik pukul berbentuk rebana besar yang dimainkan bersama tari dan dzikir. Alat musik tiup tradisional mirip serunai dengan suara melengking. |
| Sumatera Utara | Gondang Sabangunan Sulim | Seperangkat alat musik tradisional Batak Toba yang mengiringi upacara adat dan tari Tor-Tor. Seruling bambu tradisional Batak yang bersuara lembut. |
| Sumatera Barat | Saluang Talempong | Seruling bambu tradisional yang ditiup dengan teknik pernapasan khusus. Alat musik pukul dari logam berbentuk gong kecil yang dimainkan bersama. |
| Riau | Gambus Calempong | Alat musik petik berbentuk seperti kecapi dari Timur Tengah yang mengiringi tari Zapin. Alat musik pukul logam berbentuk gong kecil yang dimainkan bersama. |
| Kepulauan Riau | Gambus Marwas | Alat musik petik dari Timur Tengah yang mengiringi tari Zapin. Gendang kecil bermembran satu yang dipukul mengiringi Zapin. |
| Jambi | Gambus Serdam | Alat musik petik yang mengiringi tarian dan lagu Melayu. Seruling bambu tradisional bersuara lembut. |
| Sumatera Selatan | Gambus Rebana | Alat musik petik yang mengiringi tari dan lagu Melayu. Alat musik pukul berbentuk bundar bermembran, mengiringi musik Islami. |
| Kepulauan Bangka Belitung | Dambus | Alat musik petik tradisional berdawai yang mirip gambus. |
| Bengkulu | Dol Redap | Alat musik pukul berbentuk beduk yang dimainkan pada perayaan Tabot. Alat musik pukul bermembran seperti rebana. |
| Lampung | Gamolan Kulintang | Alat musik pukul dari bilah bambu yang dimainkan bersama. Alat musik pukul bergong kecil. |
| Banten | Dogdog Lojor Angklung Buhun | Alat musik pukul berupa gendang panjang yang dimainkan dalam upacara adat panen padi. Angklung bambu tradisional yang dimainkan dalam ritual menanam padi oleh masyarakat Baduy. |
| DKI Jakarta | Gambang Kromong Tanjidor | Orkestra Betawi perpaduan gamelan dan alat musik Tionghoa seperti kongahyan dan tehyan. Orkestra Betawi yang dimainkan dengan alat tiup dan pukul dan dipengaruhi musik Eropa. |
| Jawa Barat | Angklung Kecapi Suling | Alat musik bambu yang dimainkan dengan cara digoyangkan; diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Perpaduan petikan kecapi dan tiupan suling bambu yang mengiringi tembang Sunda. |
| Jawa Tengah | Gamelan Jawa | Perangkat musik pukul dari logam seperti saron, bonang, kendang, dan gong yang mengiringi wayang. |
| DI Yogyakarta | Gamelan Sekaten | Perangkat gamelan pusaka kraton yang dibunyikan dalam perayaan Maulid Nabi. |
| Jawa Timur | Slompret | Alat musik tiup bersuara nyaring yang mengiringi pertunjukan reog. |
| Bali | Rindik Gamelan Gong Kebyar | Alat musik bambu bilah yang dipukul sehingga menghasilkan nada merdu. Perangkat gamelan bernuansa dinamis dengan tempo cepat dan lambat yang berganti secara mendadak. |
| Nusa Tenggara Barat | Gendang Beleq Preret | Gendang besar yang dipukul beramai-ramai dan dulu dimainkan untuk mengiringi pasukan berperang. Alat musik tiup berupa serunai bersuara melengking khas Pulau Lombok. |
| Nusa Tenggara Timur | Sasando Gong Waning | Alat musik petik dari Pulau Rote yang berbentuk tabung dikelilingi daun lontar. Perangkat gong dan gendang yang dimainkan di Sikka dalam upacara adat. |
| Kalimantan Barat | Dambus | Alat musik petik dawai berkepala ukiran khas Melayu Sambas. |
| Kalimantan Tengah | Garantung | Seperangkat gong Dayak Ngaju yang dipukul dalam upacara adat dan hiburan. |
| Kalimantan Selatan | Panting | Alat musik petik berdawai mirip gambus yang mengiringi tari dan lagu Banjar. |
| Kalimantan Timur | Sape | Alat musik petik Dayak berbentuk perahu kecil dengan dawai dan ukiran khas. |
| Kalimantan Utara | Kintung | Alat musik tradisional suku Tidung yang dimainkan pada acara adat. |
| Sulawesi Utara | Kolintang Musik bambu | Alat musik pukul dari bilah kayu yang disusun berderet di atas resonator. Orkes tiup dari bambu yang berkembang di Minahasa. |
| Gorontalo | Polopalo | Alat musik bambu pukul atau bilah khas daerah ini yang mengiringi tari. |
| Sulawesi Tengah | Lalove | Alat musik tiup suku Kaili yang menyerupai seruling. |
| Sulawesi Barat | Kacaping | Alat musik petik Mandar sejenis kecapi berbentuk perahu. |
| Sulawesi Selatan | Kecapi Bugis Ganrang Bulo | Alat musik petik berdawai yang mengiringi nyanyian dan syair Bugis. Ensambel tabuh Makassar yang dimainkan dalam pesta rakyat. |
| Sulawesi Tenggara | Ndengu-ndengu | Alat musik pukul tradisional suku Tolaki yang dimainkan dalam upacara adat. |
| Maluku | Tifa Totobuang | Ansambel tifa (gendang) dan totobuang (gong kecil) yang mengiringi upacara adat. |
| Maluku Utara | Rebana Ternate | Alat musik pukul berbingkai bulat yang mengiringi tarian dan upacara adat kesultanan. |
| Papua | Tifa | Gendang kayu berbentuk silinder dengan selaput kulit yang dipukul untuk mengiringi tarian. |
| Papua Barat | Suling Tambur | Perpaduan suling dan tambur yang mengiringi tarian adat dan acara penyambutan. |
| Papua Barat Daya | Tifa Sorong | Gendang tradisional yang mengiringi tarian dan upacara adat masyarakat Moi. |
| Papua Tengah | Tifa Kamoro | Gendang tangan yang dipakai pada pesta adat suku Kamoro. |
| Papua Pegunungan | Pikon | Alat musik tiup dari bambu kecil yang dimainkan dengan menarik senar sambil menempelkan ke mulut. |
| Papua Selatan | Tifa Asmat | Gendang kayu berbentuk ramping dengan ukiran khas yang mengiringi tarian dan upacara. |
Lagu daerah
| Provinsi | Lagu | Keterangan |
|---|---|---|
| Aceh | Bungong Jeumpa | Lagu daerah yang menggambarkan keindahan dan harumnya bunga cempaka putih. |
| Sumatera Utara | Sinanggar Tullo O Tano Batak | Lagu daerah Batak yang bercerita tentang sinar matahari terbit. Lagu daerah yang memuji keindahan tanah leluhur suku Batak. |
| Sumatera Barat | Kampuang Nan Jauh di Mato Ayam Den Lapeh | Lagu daerah tentang kerinduan terhadap kampung halaman yang jauh. Lagu daerah Minangkabau yang populer bertema kehilangan ayam kesayangan. |
| Riau | Soleram | Lagu daerah Melayu yang menceritakan seorang anak perempuan yang manis. |
| Kepulauan Riau | Tanjung Katung | Lagu daerah Melayu bertema keindahan pantai dan kehidupan nelayan. |
| Jambi | Batanghari Selendang Mayang | Lagu daerah tentang sungai besar yang membelah wilayah ini. Lagu daerah Melayu yang bertema kegembiraan dan keindahan. |
| Sumatera Selatan | Gending Sriwijaya Cuk Mak Ilang | Lagu daerah kebanggaan tentang kejayaan kerajaan besar di masa lampau. Lagu daerah berirama riang yang populer di kota pempek. |
| Kepulauan Bangka Belitung | Dek Sayang | Lagu daerah Melayu yang bersuasana riang dan manis. |
| Bengkulu | Lalan Belek | Lagu daerah tentang kehidupan sehari-hari dan keindahan alam. |
| Lampung | Tanoh Lado | Lagu daerah yang melukiskan kesuburan tanah subur penghasil lada. |
| Banten | Dayung Sampan | Lagu daerah bertema perahu dan kehidupan nelayan yang dinyanyikan dengan irama riang. |
| DKI Jakarta | Kicir-Kicir Jali-Jali | Lagu daerah Betawi dengan irama riang tentang kincir angin yang dinyanyikan anak-anak. Lagu Betawi berirama gembira berisi pantun yang sering dinyanyikan pada acara kebudayaan. |
| Jawa Barat | Manuk Dadali Cingcangkeling | Lagu daerah Sunda tentang burung garuda yang gagah perkasa. Lagu daerah Sunda yang bercerita tentang jenis burung kecil. |
| Jawa Tengah | Gundul-Gundul Pacul Lir-Ilir | Lagu dolanan anak berirama riang yang mengandung pesan tentang tanggung jawab seorang pemimpin. Lagu dolanan tembang Jawa yang diciptakan Sunan Kalijaga dan sarat pesan keagamaan. |
| DI Yogyakarta | Suwe Ora Jamu Pitik Tukung | Lagu dolanan Jawa tentang seseorang yang sudah lama tidak minum jamu. Lagu dolanan anak Jawa tentang seekor anak ayam. |
| Jawa Timur | Rek Ayo Rek Tanduk Majeng | Lagu daerah berirama ceria yang mengajak anak muda bersama-sama berkegiatan. Lagu daerah Madura tentang kebiasaan para pelaut dan nelayan. |
| Bali | Meyong-Meyong | Lagu daerah yang menirukan suara kucing mengeong, sangat populer bagi anak-anak. |
| Nusa Tenggara Barat | Tutu Koda Orlen-Orlen | Lagu daerah yang mengajak orang-orang untuk berkata jujur. Lagu daerah yang dinyanyikan dengan irama yang ceria. |
| Nusa Tenggara Timur | Anak Kambing Saya Flobamora | Lagu daerah tentang seekor anak kambing yang disayangi pemiliknya. Lagu daerah yang namanya berasal dari singkatan nama pulau-pulau besar di daerah ini. |
| Kalimantan Barat | Cik Mek Molek | Lagu daerah Melayu yang bercerita tentang gadis cantik dan sopan. |
| Kalimantan Tengah | Naluya | Lagu daerah berbahasa Dayak yang menggambarkan kenangan dan ajakan bersatu. |
| Kalimantan Selatan | Ampar-Ampar Pisang Paris Barantai | Lagu daerah Banjar yang terkenal dengan lirik "pisang masak sabigi dihurung bari-bari". Lagu daerah Banjar tentang kehidupan nelayan yang berlayar di laut. |
| Kalimantan Timur | Indung-Indung | Lagu daerah bertempo riang yang populer di tepian Sungai Mahakam. |
| Kalimantan Utara | Leleng | Nyanyian rakyat suku Dayak Kenyah yang biasa diiringi tari. |
| Sulawesi Utara | O Ina Ni Keke Si Patokaan | Lagu daerah Minahasa tentang kerinduan seorang anak kepada ibunya. Lagu daerah Minahasa yang menceritakan seorang pemuda bernama Patokaan. |
| Gorontalo | Hulondalo Lipu'u | Lagu daerah yang memuji keindahan dan kerukunan tanah kelahiran. |
| Sulawesi Tengah | Tondo Talusi | Lagu daerah suku Kaili yang populer di kalangan masyarakat setempat. |
| Sulawesi Barat | Calabai | Lagu daerah Mandar yang dikenal masyarakat setempat. |
| Sulawesi Selatan | Anging Mammiri Ma Rencong | Lagu daerah Makassar tentang angin yang berhembus dan kerinduan kepada kekasih. Lagu daerah Makassar berirama riang yang mengangkat tema budaya setempat. |
| Sulawesi Tenggara | Peia Tawa-Tawa | Lagu daerah yang populer di daerah ini dan sering dinyanyikan dalam acara adat. |
| Maluku | Rasa Sayange Ayo Mama | Lagu daerah yang sangat terkenal dengan syair berisi pantun yang riang. Lagu daerah yang bernuansa gembira dan sering dinyanyikan bersama sambil menari. |
| Maluku Utara | Borero | Lagu daerah dari tanah kesultanan Ternate dan Tidore yang dinyanyikan dengan irama riang. |
| Papua | Apuse Sajojo | Lagu daerah tentang kakek yang melepas cucunya pergi dengan perahu menyeberangi lautan. Lagu pergaulan yang riang dan sering dibawakan dengan tarian bersama. |
| Papua Barat | Yamko Rambe Yamko | Lagu daerah dengan lirik berbahasa daerah yang dinyanyikan riang bersama-sama. |
| Papua Barat Daya | Mambo Simbo | Lagu daerah yang riang dan sering dinyanyikan anak-anak di sekolah. |
| Papua Tengah | Aku Papua | Lagu populer yang menggambarkan bangga dan cinta pada tanah kelahiran di timur Indonesia. |
| Papua Pegunungan | Tanah Papua | Lagu populer yang memuji kekayaan alam di ujung timur Nusantara. |
| Papua Selatan | Mari Mari Merauke | Lagu yang menggambarkan keindahan kota paling timur Nusantara. |
Daftar 38 provinsi di Indonesia: ibu kota, pulau, dan suku
| Provinsi | Ibu kota | Pulau | Suku utama |
|---|---|---|---|
| Aceh | Banda Aceh | Sumatera | Aceh, Gayo, Alas, Aneuk Jamee |
| Sumatera Utara | Medan | Sumatera | Batak Toba, Karo, Nias, Mandailing |
| Sumatera Barat | Padang | Sumatera | Minangkabau, Mentawai |
| Riau | Pekanbaru | Sumatera | Melayu, Sakai, Bonai, Akit |
| Kepulauan Riau | Tanjung Pinang | Sumatera | Melayu, Bugis, Orang Laut |
| Jambi | Jambi | Sumatera | Melayu Jambi, Kerinci, Batin, Suku Anak Dalam |
| Sumatera Selatan | Palembang | Sumatera | Palembang, Komering, Ogan, Musi |
| Kepulauan Bangka Belitung | Pangkal Pinang | Sumatera | Melayu, Tionghoa, Lom, Sekak |
| Bengkulu | Bengkulu | Sumatera | Rejang, Serawai, Lembak, Pekal |
| Lampung | Bandar Lampung | Sumatera | Lampung Pepadun, Lampung Saibatin, Semendo |
| Banten | Serang | Jawa | Banten, Baduy, Sunda |
| DKI Jakarta | Jakarta | Jawa | Betawi, Jawa, Sunda |
| Jawa Barat | Bandung | Jawa | Sunda, Cirebon |
| Jawa Tengah | Semarang | Jawa | Jawa, Samin |
| DI Yogyakarta | Yogyakarta | Jawa | Jawa, Tionghoa |
| Jawa Timur | Surabaya | Jawa | Jawa, Madura, Osing, Tengger |
| Bali | Denpasar | Bali dan Nusa Tenggara | Bali, Bali Aga |
| Nusa Tenggara Barat | Mataram | Bali dan Nusa Tenggara | Sasak, Samawa, Mbojo |
| Nusa Tenggara Timur | Kupang | Bali dan Nusa Tenggara | Atoni, Manggarai, Sumba, Rote |
| Kalimantan Barat | Pontianak | Kalimantan | Dayak, Melayu, Tionghoa |
| Kalimantan Tengah | Palangka Raya | Kalimantan | Dayak Ngaju, Dayak Ma'anyan, Dayak Ot Danum |
| Kalimantan Selatan | Banjarmasin | Kalimantan | Banjar, Dayak Bukit, Bakumpai |
| Kalimantan Timur | Samarinda | Kalimantan | Kutai, Dayak Kenyah, Dayak Bahau |
| Kalimantan Utara | Tanjung Selor | Kalimantan | Tidung, Bulungan, Dayak Kenyah |
| Sulawesi Utara | Manado | Sulawesi | Minahasa, Sangihe, Talaud, Bolaang Mongondow |
| Gorontalo | Gorontalo | Sulawesi | Suku Gorontalo, Suwawa, Bolango |
| Sulawesi Tengah | Palu | Sulawesi | Kaili, Pamona, Banggai |
| Sulawesi Barat | Mamuju | Sulawesi | Mandar, Toraja Mamasa, Pattae |
| Sulawesi Selatan | Makassar | Sulawesi | Bugis, Makassar, Toraja, Mandar |
| Sulawesi Tenggara | Kendari | Sulawesi | Tolaki, Buton, Muna |
| Maluku | Ambon | Maluku | Ambon, Alifuru, Kei |
| Maluku Utara | Sofifi | Maluku | Ternate, Tidore, Galela |
| Papua | Jayapura | Papua | Sentani, Biak |
| Papua Barat | Manokwari | Papua | Arfak, Wandamen |
| Papua Barat Daya | Sorong | Papua | Moi, Maya, Tehit |
| Papua Tengah | Nabire | Papua | Mee, Amungme, Kamoro |
| Papua Pegunungan | Wamena | Papua | Dani, Yali, Lani |
| Papua Selatan | Merauke | Papua | Marind, Asmat, Muyu |
Data disusun mengikuti buku pelajaran umum di Indonesia, tetapi nama, jumlah, dan pilihan budaya bisa berbeda antar buku dan daerah. Gunakan buku pelajaran dan panduan guru sebagai rujukan utama di kelas. Peta game ini berisi 34 bentuk provinsi dasar; empat provinsi Papua baru memakai bentuk Papua dan Papua Barat.
Bisa main di HP, IFP, atau laptop?
Peta di HP
Peta bisa diperbesar dengan cubit layar atau tombol + dan −, lalu digeser. Provinsi kecil punya titik bantu dan daftar pilihan.
Peta di IFP
Peta tampil besar di layar kelas. Guru membuka kartu provinsi, lalu kelas dibagi 2 atau 3 tim untuk kuis.
Peta online
Cukup buka di browser. Tidak perlu login atau instal aplikasi.
Kenapa cocok untuk belajar?
38 provinsi dan 10 kategori
Tiap provinsi punya rumah adat, pakaian adat, senjata, bahasa, flora, fauna, tarian, makanan, musik, dan lagu.
Enam cara belajar
Dari menjelajah peta sampai kartu memori dan kuis campuran.
Saring sesuai kebutuhan
Pilih satu kategori, satu pulau, atau tingkat Mudah, Sedang, dan Semua.
Tanpa login
Tidak ada akun dan tidak ada data siswa yang diminta.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa jumlah provinsi di Indonesia?
Indonesia memiliki 38 provinsi. Sebelum 2022 ada 34 provinsi, lalu Papua dimekarkan menjadi enam provinsi: Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya.
Mengapa peta di game ini hanya 34 provinsi?
Peta yang dipakai berisi 34 bentuk provinsi dasar. Empat provinsi Papua baru memakai bentuk Papua atau Papua Barat pada peta, dan kartunya diberi catatan. Tingkat Sedang hanya memakai 34 provinsi dasar.
Apa saja rumah adat di Indonesia?
Contohnya Rumoh Aceh, rumah gadang, rumah joglo, honai, dan tongkonan. Daftar rumah adat tiap provinsi ada pada tabel Rumah adat 38 provinsi di halaman ini.
Apa saja pakaian adat dan senjata tradisional Indonesia?
Pakaian adat dan senjata tradisional tiap provinsi ditulis lengkap pada tabel di halaman ini, misalnya rencong dari Aceh dan mandau dari Kalimantan. Di game, kedua kategori ini bisa dipilih sendiri.
Bagaimana cara mengetuk provinsi kecil seperti Jakarta atau Bali?
Perbesar peta dengan tombol + atau cubit layar. Provinsi yang kecil juga diberi titik bantu, dan pada Jelajah Peta serta Tebak di Peta ada daftar pilihan provinsi.
Apakah bisa memilih satu pulau atau satu kategori saja?
Bisa. Di pengaturan pilih wilayah (Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, atau Papua) dan kategori (misalnya hanya rumah adat atau hanya fauna).
Apakah game peta Indonesia ini gratis?
Gratis. Tidak perlu akun atau login. Buka halaman main, atur pilihan, lalu tekan Mulai.
Cocok untuk kelas berapa?
Untuk IPS SD kelas 3 sampai 6 (keragaman budaya dan provinsi) dan IPS SMP kelas 7. Tingkat Mudah memakai provinsi besar dan terkenal.
Bisa dimainkan di HP dan papan interaktif digital (IFP)?
Bisa. Peta bisa dizoom dan digeser di HP, dan tampil besar di layar kelas. HP posisi mendatar memberi peta yang lebih besar.
Dari mana sumber peta dan datanya?
Bentuk peta berasal dari paket @svg-maps/indonesia oleh Bashir Arrohman (CC BY 4.0). Data budaya disusun dari buku pelajaran umum; karena buku bisa berbeda, ikuti buku di kelas sebagai rujukan utama.
Game edukasi lainnya yang mirip
Kata Rahasia Bahasa Indonesia
Tebak satu kata Indonesia dalam 6 kesempatan. Hijau berarti huruf dan tempatnya benar, kuning berarti salah tempat, abu-abu berarti tidak ada. Pilih 4, 5, atau 6 huruf.
Lihat game →Tebak Gambar
Lihat gambar hewan, buah, benda, kendaraan, dan lainnya, lalu pilih namanya dalam Bahasa Indonesia atau Inggris. Lebih dari 220 gambar, dua tim atau lawan komputer.
Lihat game →Tabel Periodik Interaktif
Tabel periodik lengkap 118 unsur: jelajahi tabel berwarna, ketuk unsur untuk melihat kegunaannya, lalu uji hafalan lewat tebak lambang, tebak unsur, susun tabel, dan kuis golongan dan periode.
Lihat game →Lihat semua game di beranda Game Edukasi IFP. Game baru ditambahkan secara bertahap.