Game papan edukasi: belajar matematika sambil jadi juragan
Juragan Kota adalah game papan matematika online untuk kelas. Papan permainannya berupa jalur berputar di atas peta Indonesia dengan 20 petak, dari Medan, Padang, dan Palembang di Sumatera, Jakarta sampai Surabaya di Jawa, Denpasar, Makassar, dan Balikpapan, sampai Manado dan Jayapura. Ini permainan papan edukasi yang dimainkan 2 sampai 4 tim dalam satu layar, tanpa login.
Tim melempar dua dadu dan bidak berjalan menyusuri jalan. Mendarat di kota kosong, tim bisa membeli kota, tetapi hanya bila menjawab soal matematika dengan benar. Di kota sendiri tim bisa membangun rumah, juga lewat soal. Kota milik tim lain meminta sewa. Ada kartu harta dan musibah di kepulauan (Mentawai, Kepulauan Seribu, Raja Ampat), pajak di Komodo, dan Pulau Karantina yang hanya membuat tim istirahat satu giliran. Ini permainan beli kota dan bangun rumah dengan uang mainan.
Soal tersedia untuk game edukasi matematika SD kelas 3 sampai 6 dan SMP, dalam tiga tingkat, dengan pembahasan tiap soal. Pemenang adalah tim dengan kekayaan terbesar setelah semua lemparan dipakai. Halaman ini memuat aturan, daftar kota, dan contoh soal sebagai teks yang bisa dibaca dan disalin.
Bagaimana cara bermain?
- Atur permainanPilih 2 sampai 4 tim dan beri nama, pilih tingkat soal (SD kelas 3-4, SD kelas 5-6, atau SMP), dan jumlah lemparan per tim: 12, 16, atau 20.
- Lempar dan jalanTim yang mendapat giliran menekan Lempar. Bidak berjalan di jalan sebanyak jumlah titik dadu. Ketuk kota di peta untuk melihat harga dan sewanya.
- Jawab soal, kumpulkan kekayaanJawab benar untuk membeli kota atau membangun rumah. Setelah semua lemparan terpakai, tim dengan kekayaan terbesar menang.
Kota-kota di papan: harga, sewa, dan biaya rumah
| Kota | Kelompok | Provinsi | Harga | Sewa dasar | Sewa 1 rumah / 2 rumah | Biaya rumah |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Medan | Cokelat | Sumatera Utara | Rp60.000 | Rp4.000 | Rp18.000 / Rp48.000 | Rp50.000 |
| Padang | Cokelat | Sumatera Barat | Rp60.000 | Rp4.000 | Rp18.000 / Rp48.000 | Rp50.000 |
| Palembang | Cokelat | Sumatera Selatan | Rp80.000 | Rp5.000 | Rp24.000 / Rp60.000 | Rp50.000 |
| Jakarta | Merah | DKI Jakarta | Rp400.000 | Rp29.000 | Rp132.000 / Rp312.000 | Rp200.000 |
| Bandung | Biru Muda | Jawa Barat | Rp140.000 | Rp10.000 | Rp42.000 / Rp108.000 | Rp100.000 |
| Yogyakarta | Biru Muda | DI Yogyakarta | Rp120.000 | Rp8.000 | Rp36.000 / Rp96.000 | Rp100.000 |
| Surabaya | Biru Muda | Jawa Timur | Rp160.000 | Rp11.000 | Rp48.000 / Rp120.000 | Rp100.000 |
| Denpasar | Jingga | Bali | Rp220.000 | Rp16.000 | Rp72.000 / Rp180.000 | Rp150.000 |
| Makassar | Merah | Sulawesi Selatan | Rp300.000 | Rp22.000 | Rp96.000 / Rp240.000 | Rp200.000 |
| Jayapura | Merah | Papua | Rp340.000 | Rp24.000 | Rp108.000 / Rp264.000 | Rp200.000 |
| Manado | Jingga | Sulawesi Utara | Rp260.000 | Rp18.000 | Rp84.000 / Rp204.000 | Rp150.000 |
| Balikpapan | Jingga | Kalimantan Timur | Rp200.000 | Rp14.000 | Rp66.000 / Rp168.000 | Rp150.000 |
Kota dibagi dalam empat kelompok warna: cokelat (murah), biru muda, jingga, dan merah (mahal). Memiliki ketiga kota satu kelompok membuat sewa dasar kota-kota itu dua kali lipat. Soal di kota mahal sedikit lebih sulit daripada di kota murah. Rumah maksimal dua per kota.
Aturan Juragan Kota
Permainan papan ini berjalan di jalur berputar di atas peta Indonesia dengan 20 petak: 12 kota dan 8 petak khusus yang digambar sebagai pulau kecil di sepanjang jalan: Mulai di Nusantara (IKN), Pulau Karantina, Patroli Kapal, Istirahat di Gili, Pajak di Taman Nasional Komodo, serta tiga petak kartu di kepulauan (Peluang di Kepulauan Mentawai, Kesempatan di Kepulauan Seribu dan Raja Ampat). Tiap tim mulai dengan uang Rp1.500.000.
- Lempar dadu. Tim yang mendapat giliran melempar dua dadu, lalu bidaknya berjalan sebanyak jumlah titik dadu menyusuri jalan. Setiap melewati atau mendarat di Mulai, tim mendapat gaji Rp200.000.
- Mendarat di kota kosong. Muncul tawaran membeli kota. Kota hanya bisa dibeli bila tim menjawab soal matematika dengan benar. Bila salah, pembelian batal dan tim melihat jawaban yang benar beserta pembahasannya. Tim boleh juga memilih "Tidak jadi". Tawaran tidak muncul bila uang kurang dari harga kota.
- Mendarat di kota tim lain. Tim membayar sewa kepada pemilik kota. Bila seorang pemilik memiliki ketiga kota satu kelompok warna, sewa dasar kota itu menjadi dua kali lipat.
- Mendarat di kota sendiri. Tim boleh membangun rumah (maksimal 2 rumah per kota) dengan menjawab soal. Rumah menaikkan sewa secara besar.
- Kartu di kepulauan. Mendarat di Kepulauan Seribu, Raja Ampat, atau Kepulauan Mentawai, tim membuka sebuah kartu. Judul kartu adalah nama pulaunya. Ada kartu harta (hadiah, temuan, atau bonus) dan kartu musibah (denda kecil atau mundur beberapa langkah, selalu ramah anak). Kartu Kesempatan memindahkan bidak, kartu Peluang mengubah uang, dan tulisan kartu sudah berisi hitungan yang jelas.
- Pajak. Di Taman Nasional Komodo tim membayar tiket masuk (pajak) Rp100.000 ke bank. Petak Istirahat di Gili tidak berefek apa-apa.
- Patroli Kapal dan Pulau Karantina. Mendarat di Patroli Kapal, tim diantar ke Pulau Karantina (di selatan Jawa) dan istirahat satu giliran: tim itu tidak bisa membeli atau membangun pada giliran berikutnya. Mendarat di Pulau Karantina saat melintas hanya mampir tanpa efek. Tim tetap melempar dadu, jadi jumlah lemparan semua tim tetap adil.
- Tidak ada kebangkrutan. Bila uang tidak cukup untuk membayar, tim membayar semua uangnya dan permainan berlanjut.
- Selesai dan pemenang. Permainan berakhir setelah semua tim memakai semua lemparan (12, 16, atau 20 per tim). Pemenangnya tim dengan kekayaan terbesar: uang ditambah harga semua kota ditambah biaya semua rumah. Bila seri, uang yang lebih banyak menang.
Kenapa matematika ada di dalam permainan?
Banyak game papan edukasi menaruh soal di luar permainan: jawab dulu, baru main. Di Juragan Kota soal menjadi bagian dari keputusan. Membeli kota dan membangun rumah adalah hal yang paling ingin dilakukan siswa, dan satu-satunya jalan ke sana adalah menjawab soal dengan benar. Motivasinya datang dari permainan itu sendiri.
- Salah tidak menghukum berat. Jawaban salah hanya membatalkan pembelian giliran itu, dan layar langsung menampilkan jawaban benar dengan pembahasan langkah demi langkah, sehingga siswa belajar dari kesalahannya.
- Uang dan harga kota adalah konteks hitungan. Siswa terus menjumlah, mengurangi, membandingkan harga, dan memperkirakan sewa, jadi bilangan besar dan nilai uang terasa nyata.
- Kerja tim. Satu layar, 2 sampai 4 tim. Tim berdiskusi sebelum memilih jawaban, sehingga siswa menjelaskan caranya satu sama lain.
- Ringkasan di akhir. Layar hasil memuat daftar soal yang salah ("perlu diulang") beserta pembahasannya untuk dibahas bersama guru.
- Mengenal Indonesia. Dua belas kota dari Medan sampai Jayapura, ditambah pulau-pulau seperti Mentawai, Raja Ampat, dan Komodo, diletakkan di posisi sebenarnya pada peta, sehingga siswa sekaligus mengenal letak kota dan kepulauan.
Soal selalu diacak, dengan banyak jenis soal di tiap tingkat, dan tingkat kesulitan menyesuaikan harga kota: kota murah mendapat soal lebih mudah, kota mahal mendapat soal lebih sulit di dalam tingkat yang dipilih.
Contoh soal matematika per tingkat
Berikut contoh soal dari game (contoh tetap; di dalam game soal diacak setiap kali muncul). Tingkat 1 memuat bilangan, uang, keliling, dan pola. Tingkat 2 memuat pecahan, FPB dan KPK, luas, volume, rata-rata, dan kecepatan. Tingkat 3 memuat persen, perbandingan, aljabar, bilangan bulat, pangkat, dan Pythagoras.
SD kelas 3-4 (tingkat 1)
- Contoh 1 (Pembulatan): Hasil pembulatan bilangan 115 ke puluhan terdekat adalah ...
(A) 110 (B) 120 (C) 130 (D) 220
Jawaban: B. Lihat angka di sebelah kanan tempat puluhan. Bila 5 atau lebih, bulatkan ke atas; bila kurang dari 5, bulatkan ke bawah. Hasilnya 120. - Contoh 2 (Cerita penjumlahan dan pengurangan): Sebuah bus membawa 7.272 penumpang. Di Terminal Solo, 3.064 penumpang turun dan 1.887 penumpang naik. Berapa penumpang di dalam bus sekarang?
(A) 6.095 (B) 6.105 (C) 12.223 (D) 8.449
Jawaban: A. 7.272 − 3.064 + 1.887 = 6.095. - Contoh 3 (Urutan bilangan): Manakah bilangan yang paling besar di antara pilihan berikut?
(A) 7.024 (B) 7.740 (C) 7.407 (D) 7.516
Jawaban: B. Bandingkan angka dari nilai tempat paling kiri. Bilangan paling besar adalah 7.740.
SD kelas 5-6 (tingkat 2)
- Contoh 4 (Bilangan bulat): Pagi hari suhu di Yogyakarta -10°C. Siang hari suhu turun 5°C. Berapa suhu siang hari?
(A) 15 °C (B) -13 °C (C) -17 °C (D) -15 °C
Jawaban: D. -10 − 5 = -15. - Contoh 5 (Rata-rata): Nilai ulangan matematika Joko adalah 80, 65, 94, 81, 85. Berapa nilai rata-ratanya?
(A) 80 (B) 65 (C) 94 (D) 81
Jawaban: D. Jumlah nilai = 405. Rata-rata = 405 ÷ 5 = 81. - Contoh 6 (Penjumlahan pecahan): Putri memakai 1/4 bagian tepung untuk membuat kue pagi hari dan 1/5 bagian lagi sore hari. Berapa bagian tepung yang dipakai seluruhnya? (pecahan paling sederhana)
(A) 9/20 (B) 2/9 (C) 2/5 (D) 1/10
Jawaban: A. Samakan penyebutnya menjadi 20: 5/20 + 4/20 = 9/20, disederhanakan menjadi 9/20.
SMP (tingkat 3)
- Contoh 7 (Persen dan aritmetika sosial): Harga sebuah tas Rp380.000. Toko memberi diskon 40%. Berapa harga setelah diskon?
(A) Rp228.000 (B) Rp379.960 (C) Rp532.000 (D) Rp223.000
Jawaban: A. Diskon = 40% × Rp380.000 = Rp152.000. Harga akhir = Rp380.000 − Rp152.000 = Rp228.000. - Contoh 8 (Statistika): Nilai rata-rata ulangan 27 siswa putra adalah 64 dan 27 siswa putri adalah 66. Berapa rata-rata nilai seluruh siswa?
(A) 66 (B) 67 (C) 65 (D) 64
Jawaban: C. Jumlah nilai = 27 × 64 + 27 × 66 = 3.510. Rata-rata = 3.510 ÷ 54 = 65. - Contoh 9 (Perbandingan): Uang Rp56.000 dibagi untuk Siti, Laras, Rafi dengan perbandingan 1 : 2 : 4. Berapa rupiah bagian Rafi?
(A) Rp37.000 (B) Rp32.000 (C) Rp27.000 (D) Rp8.000
Jawaban: B. Jumlah perbandingan = 7. Satu bagian = Rp56.000 ÷ 7 = Rp8.000. Bagian Rafi = 4 × Rp8.000 = Rp32.000.
Tips guru: memakai game ini di kelas
- Bagi kelas menjadi 2 sampai 4 tim dan tampilkan di papan interaktif (IFP) atau proyektor. Satu perangkat cukup untuk seluruh kelas.
- Pilih tingkat dan jumlah lemparan. Dengan 12 lemparan per tim, satu permainan memakan sekitar 15 menit. Dengan 20 lemparan sekitar 25 menit. Cocok untuk satu jam pelajaran atau kegiatan penutup.
- Minta tim menulis hitungannya di kertas sebelum menekan jawaban. Di tingkat 2 dan 3 ada timer 20 detik, jadi pastikan tim sudah terbiasa dulu.
- Bahas pembahasan bersama. Setelah jawaban salah, minta tim lain menjelaskan langkahnya dengan kata sendiri sebelum menekan Lanjut.
- Manfaatkan ringkasan "perlu diulang" di layar akhir sebagai bahan remedial atau soal pembuka pertemuan berikutnya.
- Lanjutkan nanti. Permainan tersimpan di peramban, jadi bila bel berbunyi, buka lagi halaman yang sama di perangkat yang sama dan pilih "Lanjutkan permainan tersimpan".
- Naikkan tingkat bertahap. Mulai dari tingkat 1, lalu tingkat 2 untuk pecahan dan satuan, dan tingkat 3 untuk persen dan aljabar.
Kaitan dengan kurikulum
Matematika SD kelas 3 dan 4: penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai ribuan, perkalian dan pembagian, uang dan kembalian, keliling persegi dan persegi panjang, pola bilangan, dan urutan bilangan. SD kelas 5 dan 6: pecahan dan desimal, FPB dan KPK, luas bangun datar, volume balok dan kubus, rata-rata, kecepatan, jarak, dan waktu, skala, bilangan bulat, dan persen sederhana. SMP: persen, perbandingan senilai dan berbalik nilai, aljabar satu variabel, bilangan bulat negatif, pangkat dan akar sederhana, teorema Pythagoras, peluang dasar, dan statistik sederhana.
Pemetaan ke capaian pembelajaran sebaiknya disesuaikan guru dengan buku yang dipakai sekolah. Game ini untuk latihan, bukan pengganti penjelasan guru.
Catatan tentang peta dan permainan
Jalur permainan adalah gambar sederhana: posisi kota dan pulau mengikuti letak sebenarnya pada peta, tetapi beberapa digeser sedikit supaya tidak bertabrakan. Pulau Karantina adalah pulau rekaan untuk permainan dan bukan tempat nyata. Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur menjadi petak Mulai. Harga, sewa, dan biaya rumah hanya untuk keperluan permainan dan tidak menggambarkan harga sebenarnya. Kontur peta berasal dari paket peta Indonesia @svg-maps/indonesia oleh Bashir Arrohman (lisensi CC BY 4.0). Gambar kota, bidak, dan kartu dibuat khusus untuk game ini.
Bisa main di HP, IFP, atau laptop?
Game papan online di HP
Peta otomatis diperbesar dan mengikuti bidak. Ketuk "Lihat semua" untuk melihat seluruh Indonesia. Bila HP dimiringkan, tampilan lebih lega.
Belajar berkelompok di IFP
Peta, dadu, dan soal tampil besar di layar kelas. Guru membagi kelas menjadi 2 sampai 4 tim.
Game papan matematika di laptop
Cukup buka di peramban. Tidak perlu login atau instal aplikasi, dan permainan bisa dilanjutkan setelah dimuat ulang.
Kenapa cocok untuk belajar?
Pembahasan tiap soal
Setiap jawaban salah menampilkan jawaban benar dan pembahasan langkah, dan soal yang salah dikumpulkan di layar akhir.
Peta Indonesia
Dua belas kota dan beberapa pulau diletakkan di posisi sebenarnya pada peta, jadi siswa sekaligus mengenal letak kota.
Tiga tingkat soal
SD kelas 3-4, SD kelas 5-6, dan SMP, dengan kesulitan yang menyesuaikan harga kota.
Tanpa login
Tidak ada akun dan tidak ada data siswa yang diminta.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu Juragan Kota?
Juragan Kota adalah game papan matematika online. Tim melempar dadu, berjalan di jalur melingkar di atas peta Indonesia, lalu membeli kota dan membangun rumah dengan menjawab soal matematika. Tim dengan kekayaan terbesar di akhir permainan menang.
Bagaimana cara bermain game papan matematika ini?
Tim bergiliran melempar dua dadu. Bila mendarat di kota kosong, tim bisa membelinya dengan menjawab soal matematika dengan benar. Bila mendarat di kota milik tim lain, tim membayar sewa. Di kota sendiri tim bisa membangun rumah, juga lewat soal. Ada kartu di kepulauan, pajak, dan Pulau Karantina.
Apa yang terjadi bila jawabannya salah?
Pembelian atau pembangunan dibatalkan, tetapi tidak ada hukuman lain. Layar menampilkan jawaban yang benar dan pembahasannya supaya siswa belajar, dan soal yang salah masuk ke daftar perlu diulang di akhir permainan.
Berapa lama satu permainan?
Sekitar 15 menit untuk 12 lemparan per tim, 20 menit untuk 16 lemparan, dan 25 menit untuk 20 lemparan. Jumlah lemparan dipilih di awal permainan.
Berapa tim yang bisa bermain?
Dua sampai empat tim bermain bergiliran di satu layar, cocok untuk papan interaktif (IFP), laptop, atau HP. Tidak perlu login.
Soal kelas berapa saja yang ada?
Tingkat 1 untuk SD kelas 3 dan 4, tingkat 2 untuk SD kelas 5 dan 6, dan tingkat 3 untuk SMP. Soal mencakup bilangan, uang, keliling, pecahan, FPB dan KPK, luas, volume, rata-rata, kecepatan, persen, perbandingan, aljabar, Pythagoras, dan lainnya.
Apa itu game papan edukasi yang cocok untuk kelas?
Game papan edukasi menggabungkan aturan permainan papan dengan latihan pelajaran. Di Juragan Kota, matematika adalah syarat untuk membeli kota dan membangun rumah, sehingga siswa berlatih sambil bersaing sebagai tim.
Apakah permainan bisa dilanjutkan setelah halaman dimuat ulang?
Bisa. Permainan tersimpan di peramban pada awal setiap giliran. Buka halaman lagi di perangkat yang sama dan pilih Lanjutkan permainan tersimpan, atau pilih Mulai Baru.
Apakah gratis dan bisa dimainkan di HP?
Gratis, tanpa login dan tanpa instal. Di HP peta bisa diperbesar mengikuti bidak, dan tampilan lebih lega bila HP dimiringkan ke posisi mendatar.
Game edukasi lainnya yang mirip
Koki Cilik: Restoran Takaran dan Gizi
Jadi koki restoran: takar bahan resep dengan perbandingan senilai, hitung berapa porsi yang bisa dibuat, susun piring gizi seimbang (Isi Piringku) sesuai kebutuhan pelanggan, dan campur larutan. 1 sampai 3 tim, tanpa login.
Lihat game →Pasar Pintar
Belajar jual beli, uang kembalian, dan ekonomi dasar IPAS di pasar. Jadi pembeli atau kasir, susun uang mainan, belanja dalam bahasa Inggris, hitung diskon dan untung. 1 sampai 3 tim, tanpa login.
Lihat game →Lari Jalur Matematika
Lari di tiga jalur dan pilih jalur dengan jawaban matematika yang benar: penjumlahan sampai KPK dan FPB. Geser, sapu layar, atau ketuk jawaban; 3 sampai 5 nyawa.
Lihat game →Lihat semua game di beranda Game Edukasi IFP. Game baru ditambahkan secara bertahap.