Beranda / Lab Asam Basa

Kimia SMP kelas 8-9 dan SMA kelas 11

Lab Asam Basa: Reaksi Netralisasi, Titrasi, dan Indikator pH

  • Gratis
  • Tanpa login
  • 1 sampai 3 tim

Campurkan asam dan basa di meja lab, setarakan persamaan reaksi, hitung netralisasi, bedakan reaksi asam basa dari redoks, lalu teteskan titran dari buret dan amati kurva titrasi serta warna indikator. Ada delapan kegiatan untuk HP, laptop, dan papan interaktif digital (IFP).

Belajar reaksi asam basa dan titrasi lewat lab virtual

Lab Asam Basa adalah game kimia untuk belajar reaksi asam basa (netralisasi), penyetaraan reaksi, titrasi asam basa, indikator asam basa, dan pH. Materinya ada di pelajaran IPA SMP kelas 8 dan 9 tentang asam, basa, dan garam, lalu berlanjut ke Kimia SMA kelas 11 tentang stoikiometri larutan, titrasi, dan kesetimbangan asam basa.

Ada delapan kegiatan. Enam kegiatan berskor untuk 1 sampai 3 tim bergiliran: Pilih yang Bereaksi (ketuk satu asam dan satu basa di rak lalu campurkan), Pilih Hasil Reaksi, Setarakan Reaksi (tombol + dan − dengan penghitung atom kiri dan kanan), Netralisasi Hitung (soal cerita dengan rumus Ma Va n = Mb Vb n), Persamaan Ion, dan Asam Basa atau Redoks? dengan tabel biloks. Dua kegiatan lagi adalah simulasi tanpa skor: Titrasi Virtual dengan buret, labu Erlenmeyer, dan kurva titrasi, serta Uji Indikator dan pH untuk bahan sehari-hari.

Tingkat Mudah untuk SMP memakai asam dan basa kuat monoprotik. Tingkat Sedang untuk SMA menambah asam diprotik dan basa bervalensi dua. Tingkat Sulit menambah asam triprotik, Al(OH)3, asam dan basa lemah, serta hitungan valensi. Tiap soal punya pembahasan langkah demi langkah, dan halaman ini juga memuat penjelasan, tabel asam dan basa umum, contoh reaksi netralisasi, tabel indikator, dan pH bahan sehari-hari sebagai teks yang bisa dibaca dan disalin.

Bagaimana cara bermain?

  1. Pilih kegiatanPilih reaksi dan hitungan berskor, titrasi virtual, atau uji indikator. Pilih juga tingkat (SMP atau SMA), jumlah tim, dan jumlah soal.
  2. Susun, setarakan, dan hitungKetuk botol di rak, atur koefisien dengan tombol + dan −, atau ketik jawaban dengan keypad. Setiap soal punya pembahasan.
  3. Kumpulkan skor atau amati simulasiTiap jawaban benar bernilai 10 poin. Di simulasi, teteskan titran atau indikator dan amati warna, pH, dan kurva.

Asam dan basa umum

Asam dan basa umum: rumus, nama, kuat atau lemah, valensi, dan contoh garam
ZatNamaJenisKuat atau lemahValensiContoh garam
HClasam kloridaAsamKuat1 (H+)NaCl (natrium klorida, dengan NaOH)
HBrasam bromidaAsamKuat1 (H+)NaBr (natrium bromida, dengan NaOH)
HNO3asam nitratAsamKuat1 (H+)NaNO3 (natrium nitrat, dengan NaOH)
H2SO4asam sulfatAsamKuat2 (H+)Na2SO4 (natrium sulfat, dengan NaOH)
H3PO4asam fosfatAsamLemah (Ka = 7,5 × 10−3)3 (H+)Na3PO4 (natrium fosfat, dengan NaOH)
CH3COOHasam asetatAsamLemah (Ka = 1,8 × 10−5)1 (H+)CH3COONa (natrium asetat, dengan NaOH)
HFasam fluoridaAsamLemah (Ka = 6,8 × 10−4)1 (H+)NaF (natrium fluorida, dengan NaOH)
NaOHnatrium hidroksidaBasaKuat1 (OH−)NaCl (natrium klorida, dengan HCl)
KOHkalium hidroksidaBasaKuat1 (OH−)KCl (kalium klorida, dengan HCl)
LiOHlitium hidroksidaBasaKuat1 (OH−)LiCl (litium klorida, dengan HCl)
Ca(OH)2kalsium hidroksidaBasaKuat2 (OH−)CaCl2 (kalsium klorida, dengan HCl)
Mg(OH)2magnesium hidroksidaBasaLemah (sukar larut)2 (OH−)MgCl2 (magnesium klorida, dengan HCl)
Ba(OH)2barium hidroksidaBasaKuat2 (OH−)BaCl2 (barium klorida, dengan HCl)
Al(OH)3aluminium hidroksidaBasaLemah (sukar larut)3 (OH−)AlCl3 (aluminium klorida, dengan HCl)
NH3amoniaBasaLemah (Kb = 1,8 × 10−5)1 (menerima H+)NH4Cl (amonium klorida, dengan HCl)

Valensi asam adalah jumlah H+ yang dilepas, valensi basa adalah jumlah OH−. H2SO4 dianggap kuat pada kedua tahap, Ca(OH)2 dan Ba(OH)2 dianggap basa kuat, dan NH3 tidak memiliki OH tetapi menerima H+. Contoh garam memakai pasangan NaOH untuk asam dan HCl untuk basa.

Apa itu reaksi asam basa (netralisasi)?

Reaksi asam basa, disebut juga reaksi netralisasi, adalah reaksi antara asam dan basa yang menghasilkan garam dan air. Rumus umumnya: asam + basa → garam + air. Ion H+ dari asam bergabung dengan ion OH− dari basa menjadi H2O, sedangkan kation dari basa dan anion dari asam membentuk garam.

Contoh sederhana. HCl + NaOH → NaCl + H2O. Kation basa (Na+) dan anion asam (Cl−) membentuk garam natrium klorida (garam dapur), sedangkan H+ dan OH− membentuk air.

Contoh bertahap: H2SO4 dengan NaOH.

  1. Tentukan garamnya. Kation dari basa: Na+. Anion dari asam: SO42−. Seimbangkan muatan: 2 Na+ dengan 1 SO42−, jadi garamnya Na2SO4 (natrium sulfat).
  2. Tulis kerangka. H2SO4 + NaOH → Na2SO4 + H2O.
  3. Setarakan. Na di kanan ada 2, jadi NaOH diberi koefisien 2. Kini H di kiri 2 + 2 = 4, maka H2O diberi koefisien 2. Periksa O: kiri 4 + 2 = 6, kanan 4 + 2 = 6 (sama).
  4. Hasil. H2SO4 + 2NaOH → Na2SO4 + 2H2O.

Contoh lain. Basa bervalensi dua: Ca(OH)2 + 2HCl → CaCl2 + 2H2O. Asam triprotik: H3PO4 + 3NaOH → Na3PO4 + 3H2O. Satu pengecualian penting: amonia (NH3) tidak punya gugus OH, tetapi menerima H+ dari asam, sehingga garam amonium terbentuk tanpa air: NH3 + HCl → NH4Cl.

Latihan Pilih yang Bereaksi Latihan Hasil Reaksi

Cara menyetarakan persamaan reaksi

Persamaan reaksi dikatakan setara bila jumlah atom tiap unsur di sebelah kiri sama dengan di sebelah kanan (hukum kekekalan massa). Yang diubah hanya koefisien di depan rumus, tidak pernah subskrip di dalam rumus.

  1. Tulis rumus semua zat dengan benar, lalu buat tabel jumlah atom kiri dan kanan.
  2. Mulailah dari unsur yang muncul di satu zat saja di tiap sisi (biasanya logam atau gugus seperti SO4). Atom H dan O disetarakan paling akhir.
  3. Atur koefisien, lalu hitung ulang semua unsur sampai tabel kiri dan kanan sama.
  4. Pastikan koefisien berupa bilangan bulat terkecil (kalau semua bisa dibagi 2, bagi).

Contoh: aluminium hidroksida dengan asam sulfat. Kerangka: Al(OH)3 + H2SO4 → Al2(SO4)3 + H2O. Al di kanan ada 2, jadi Al(OH)3 diberi koefisien 2. Gugus SO4 di kanan ada 3, jadi H2SO4 diberi koefisien 3. H di kiri: 2 × 3 + 3 × 2 = 12, jadi H2O diberi koefisien 6. Periksa O: kiri 6 + 12 = 18, kanan 12 + 6 = 18 (sama). Hasil: 2Al(OH)3 + 3H2SO4 → Al2(SO4)3 + 6H2O.

Di mode Setarakan Reaksi kamu mengatur koefisien dengan tombol + dan −, sambil melihat tabel atom kiri dan kanan yang menandai unsur yang sudah sama atau masih beda. Kamu punya dua kesempatan: 10 poin untuk percobaan pertama, 5 poin untuk kedua.

Latihan Setarakan Reaksi

Contoh reaksi netralisasi

Contoh reaksi netralisasi: asam, basa, persamaan setara, dan garam yang terbentuk
AsamBasaPersamaan reaksi setaraGaram
HCl (asam klorida)NaOH (natrium hidroksida)HCl + NaOH → NaCl + H2ONaCl (natrium klorida)
HNO3 (asam nitrat)KOH (kalium hidroksida)HNO3 + KOH → KNO3 + H2OKNO3 (kalium nitrat)
H2SO4 (asam sulfat)NaOH (natrium hidroksida)H2SO4 + 2NaOH → Na2SO4 + 2H2ONa2SO4 (natrium sulfat)
H2SO4 (asam sulfat)Ca(OH)2 (kalsium hidroksida)H2SO4 + Ca(OH)2 → CaSO4 + 2H2OCaSO4 (kalsium sulfat)
HCl (asam klorida)Ca(OH)2 (kalsium hidroksida)2HCl + Ca(OH)2 → CaCl2 + 2H2OCaCl2 (kalsium klorida)
H3PO4 (asam fosfat)NaOH (natrium hidroksida)H3PO4 + 3NaOH → Na3PO4 + 3H2ONa3PO4 (natrium fosfat)
H3PO4 (asam fosfat)Ca(OH)2 (kalsium hidroksida)2H3PO4 + 3Ca(OH)2 → Ca3(PO4)2 + 6H2OCa3(PO4)2 (kalsium fosfat, mengendap)
HCl (asam klorida)Al(OH)3 (aluminium hidroksida)3HCl + Al(OH)3 → AlCl3 + 3H2OAlCl3 (aluminium klorida)
H2SO4 (asam sulfat)Al(OH)3 (aluminium hidroksida)3H2SO4 + 2Al(OH)3 → Al2(SO4)3 + 6H2OAl2(SO4)3 (aluminium sulfat)
CH3COOH (asam asetat)NaOH (natrium hidroksida)CH3COOH + NaOH → CH3COONa + H2OCH3COONa (natrium asetat)
HCl (asam klorida)NH3 (amonia)HCl + NH3 → NH4ClNH4Cl (amonium klorida)
H2SO4 (asam sulfat)NH3 (amonia)H2SO4 + 2NH3 → (NH4)2SO4(NH4)2SO4 (amonium sulfat)
HNO3 (asam nitrat)Ba(OH)2 (barium hidroksida)2HNO3 + Ba(OH)2 → Ba(NO3)2 + 2H2OBa(NO3)2 (barium nitrat)

Persamaan di atas sudah setara dan dihasilkan oleh mesin kimia yang sama dengan game. Pada reaksi dengan NH3 tidak terbentuk air. Garam yang ditandai mengendap sukar larut dalam air.

Apa bedanya reaksi asam basa dengan reaksi redoks?

Reaksi asam basa bertukar ion (H+ berpindah ke basa) tanpa ada atom yang berubah bilangan oksidasinya (biloks). Reaksi redoks melibatkan perpindahan elektron, sehingga ada atom yang biloksnya naik (oksidasi) dan ada yang turun (reduksi). Cara paling pasti membedakannya: hitung biloks tiap atom sebelum dan sesudah reaksi.

HCl + NaOH → NaCl + H2O (asam basa). Biloks H tetap +1, Na tetap +1, Cl tetap −1, dan O tetap −2. Tidak ada yang berubah, jadi bukan redoks.

Zn + 2HCl → ZnCl2 + H2 (redoks). Biloks Zn naik dari 0 menjadi +2 (oksidasi), sedangkan biloks H turun dari +1 menjadi 0 (reduksi). Ada perubahan biloks, jadi ini redoks, walaupun salah satu pereaksinya asam.

AgNO3 + NaCl → AgCl + NaNO3 (pengendapan). Tidak ada biloks yang berubah dan tidak ada pasangan asam dan basa. Reaksi ini adalah reaksi pengendapan: terbentuk endapan putih AgCl.

Mode Asam Basa atau Redoks? menampilkan persamaan, lalu setelah kamu menjawab ada tabel biloks sebelum dan sesudah sehingga kamu bisa melihat alasannya.

Latihan Asam Basa atau Redoks?

Menghitung netralisasi: Ma Va n = Mb Vb n

Pada titik netralisasi tepat, jumlah mol H+ dari asam sama dengan jumlah mol OH− dari basa. Karena mol = konsentrasi (M) × volume (V) × valensi (n), rumusnya adalah Ma × Va × nasam = Mb × Vb × nbasa. Valensi asam adalah jumlah H+ yang dilepas (HCl = 1, H2SO4 = 2, H3PO4 = 3), valensi basa adalah jumlah OH− (NaOH = 1, Ca(OH)2 = 2, Al(OH)3 = 3).

Contoh 1. Sebanyak 25 mL larutan HCl dinetralkan oleh 20 mL NaOH 0,1 M. Konsentrasi HCl? Ma × 25 × 1 = 0,1 × 20 × 1, maka Ma = 2 / 25 = 0,08 M.

Contoh 2. Sebanyak 20 mL H2SO4 dititrasi dengan 40 mL NaOH 0,1 M sampai tepat netral. Ma × 20 × 2 = 0,1 × 40 × 1, maka Ma = 4 / 40 = 0,1 M. Perhatikan valensi asam sulfat = 2.

Mode Netralisasi Hitung memberi soal cerita seperti ini. Tingkat Mudah berupa pilihan ganda, tingkat Sedang dan Sulit dijawab dengan keypad angka, dan setiap soal punya pembahasan langkah demi langkah.

Latihan Netralisasi Hitung

Persamaan ion bersih

Persamaan ion menunjukkan apa yang sebenarnya bereaksi di dalam larutan. Uraikan elektrolit kuat yang larut (asam kuat, basa kuat, garam yang larut) menjadi ion, jangan uraikan zat lemah, endapan, dan air. Coret ion yang sama di kiri dan kanan (ion penonton), dan yang tersisa adalah persamaan ion bersih.

Contoh. HCl + NaOH → NaCl + H2O. Persamaan ion lengkap: H+ + Cl− + Na+ + OH− → Na+ + Cl− + H2O. Ion penonton Na+ dan Cl− dicoret, sehingga persamaan ion bersihnya H+ + OH− → H2O. Setiap reaksi antara asam kuat dan basa kuat yang garamnya larut berujung pada persamaan ion bersih yang sama.

Untuk asam lemah atau basa lemah, zat itu tetap ditulis utuh. Contoh: CH3COOH + OH− → CH3COO− + H2O. Persamaan ion bersih mode Persamaan Ion melatih kamu memilih dari empat pilihan.

Latihan Persamaan Ion

Teori asam basa: Arrhenius, Brønsted-Lowry, dan Lewis

Ada tiga teori yang makin luas cakupannya.

  • Arrhenius. Asam adalah zat yang melepas ion H+ dalam air, basa adalah zat yang melepas ion OH−. Contoh: HCl → H+ + Cl− dan NaOH → Na+ + OH−. Teori ini terbatas pada larutan dalam air dan tidak menjelaskan sifat basa NH3.
  • Brønsted-Lowry. Asam adalah donor proton (H+), basa adalah akseptor proton. Pada NH3 + H2O ⇌ NH4+ + OH−, air bertindak sebagai asam karena memberi proton, NH3 sebagai basa karena menerima proton. Hasilnya membentuk pasangan asam basa konjugasi: NH3/NH4+ dan H2O/OH−.
  • Lewis. Asam adalah akseptor pasangan elektron, basa adalah donor pasangan elektron. Teori ini mencakup reaksi tanpa proton, misalnya BF3 + NH3 → F3B–NH3, ketika NH3 memberi pasangan elektron kepada BF3.

Game ini memakai pengertian Arrhenius dan Brønsted-Lowry untuk reaksi netralisasi.

Asam kuat dan asam lemah, serta apa itu pH

Asam kuat terionisasi sempurna dalam air (HCl, HNO3, H2SO4), sedangkan asam lemah hanya terionisasi sebagian dan ada kesetimbangan (CH3COOH, HF, H3PO4). Hal yang sama berlaku untuk basa: NaOH, KOH, dan Ba(OH)2 kuat, sedangkan NH3 lemah. Kuat atau lemah tidak sama dengan pekat atau encer: kuat-lemah menunjukkan seberapa banyak zat terionisasi, pekat-encer menunjukkan banyaknya zat terlarut. Ukuran kelemahan dinyatakan dengan tetapan Ka (asam) dan Kb (basa): makin kecil, makin lemah.

pH adalah ukuran keasaman larutan: pH = −log [H+]. Untuk basa dipakai pOH = −log [OH−], dan pada 25 °C berlaku pH + pOH = 14. Larutan dengan pH di bawah 7 bersifat asam, pH 7 netral, dan pH di atas 7 bersifat basa. Setiap turun satu satuan pH, keasaman naik sepuluh kali.

Contoh. HCl 0,01 M (asam kuat): [H+] = 0,01 = 10−2 M, jadi pH = 2. NaOH 0,001 M: [OH−] = 10−3, pOH = 3, jadi pH = 11. Asam lemah CH3COOH 0,1 M dengan Ka = 1,8 × 10−5: [H+] = √(Ka × M) = √(1,8 × 10−6) ≈ 1,34 × 10−3 M, jadi pH ≈ 2,87 (lebih tinggi daripada pH HCl 0,1 M yaitu 1).

Apa itu indikator asam basa dan trayek pH?

Indikator asam basa adalah zat yang warnanya berubah menurut pH larutan. Rentang pH tempat warnanya berubah disebut trayek pH (trayek perubahan warna). Misalnya fenolftalein tidak berwarna pada pH di bawah 8,3 dan merah muda pada pH di atas 10,0; di antaranya warnanya berubah bertahap. Karena itu fenolftalein baik untuk mendeteksi larutan basa, tetapi tidak untuk membedakan asam dari netral.

Di mode Uji Indikator dan pH, kamu memilih bahan sehari-hari (cuka, air jeruk nipis, sabun, dan lainnya), meneteskan indikator, melihat warna gelas berubah, dan membaca pita pH 0 sampai 14. Ada kuis kecil untuk mengurutkan bahan dari paling asam.

Uji Indikator dan pH

Indikator asam basa

Indikator asam basa: trayek pH dan warna pada larutan asam dan basa
IndikatorTrayek pHWarna pada asamWarna pada basaCatatan
Kertas lakmus merah7 sampai 8merahbiruDisederhanakan di game: tetap merah pada asam dan netral, biru pada basa.
Kertas lakmus biru6 sampai 7merahbiruDisederhanakan di game: merah pada asam, tetap biru pada netral dan basa.
Fenolftalein (PP)8,3 sampai 10tak berwarnamerah mudaCocok untuk titrasi asam lemah dengan basa kuat.
Metil oranye3,1 sampai 4,4merahkuningPeralihan berwarna oranye. Cocok untuk titrasi basa lemah dengan asam kuat.
Metil merah4,2 sampai 6,3merahkuningPeralihan berwarna oranye. Cocok untuk titrasi basa lemah dengan asam kuat.
Bromtimol biru (BTB)6 sampai 7,6kuningbiruHijau di sekitar pH netral. Cocok untuk asam kuat dengan basa kuat.
Indikator universal0 sampai 14merahunguBerubah bertahap: merah, jingga, kuning, hijau (pH 7), biru, ungu. Untuk mengukur pH, bukan untuk titrasi.

Trayek pH adalah rentang pH tempat warna berubah. Lakmus sungguhan berubah bertahap pada pH 4,5 sampai 8,3; di game disederhanakan menjadi kertas lakmus merah dan biru supaya mudah dibaca.

pH bahan sehari-hari

pH bahan sehari-hari: rentang pH, sifat, dan warna indikator universal
BahanpH (rentang)SifatWarna indikator universal
Asam lambung1,5 sampai 2Asamsekitar pH 1,8
Air jeruk nipis2 sampai 2,5Asamsekitar pH 2,2
Cuka dapur2,4 sampai 3,4Asamsekitar pH 2,9
Minuman bersoda2,5 sampai 3,5Asamsekitar pH 3
Tomat4 sampai 4,6Asamsekitar pH 4,3
Kopi hitam4,8 sampai 5,2Asamsekitar pH 5
Air hujan5 sampai 5,6Asamsekitar pH 5,3
Susu sapi6,4 sampai 6,8Netralsekitar pH 6,6
Air murni7Netralsekitar pH 7
Darah manusia7,3 sampai 7,5Netralsekitar pH 7,4
Air laut8 sampai 8,3Basasekitar pH 8,2
Larutan soda kue8,2 sampai 8,4Basasekitar pH 8,3
Sabun mandi9 sampai 10Basasekitar pH 9,5
Susu magnesia (antasida)10 sampai 10,5Basasekitar pH 10,2
Pembersih amonia10,5 sampai 11,5Basasekitar pH 11
Pemutih pakaian12,5 sampai 13Basasekitar pH 12,8

Nilai pH bahan alami berbeda-beda menurut jenis dan kondisinya, jadi angka di atas hanya rentang perkiraan untuk latihan. Warna indikator universal dihitung dari nilai tengah rentang.

Apa itu titrasi asam basa dan titik ekuivalen?

Titrasi asam basa adalah cara menentukan konsentrasi suatu larutan dengan meneteskan larutan lain yang konsentrasinya diketahui. Larutan di buret (titran) diteteskan ke larutan di labu Erlenmeyer (analit) yang diberi indikator, sampai tepat habis bereaksi. Saat jumlah mol H+ sama dengan mol OH−, tercapai titik ekuivalen. Saat indikator tepat berubah warna disebut titik akhir titrasi. Indikator yang baik membuat titik akhir sangat dekat dengan titik ekuivalen.

Pada kurva titrasi (pH terhadap volume titran), pH naik pelan, lalu melonjak tajam di sekitar titik ekuivalen. Letak titik ekuivalen bergantung pada kekuatan asam dan basa. Contoh pada 25 mL larutan 0,1 M yang dititrasi dengan titran 0,1 M:

  • Asam kuat dengan basa kuat (HCl dengan NaOH): pH awal 1, titik ekuivalen di 25 mL dengan pH 7 (netral). Indikator seperti bromtimol biru atau fenolftalein cocok.
  • Asam lemah dengan basa kuat (CH3COOH dengan NaOH): pH awal 2,88, titik ekuivalen pH 8,72 (basa, karena ion asetat terhidrolisis). Pakai fenolftalein; metil oranye tidak cocok karena sudah berubah warna jauh sebelum titik ekuivalen.
  • Asam kuat dengan basa lemah (HCl dengan NH3): titik ekuivalen pH 5,28 (asam, karena ion amonium terhidrolisis). Pakai metil merah atau metil oranye; fenolftalein tidak cocok.

Mode Titrasi Virtual memberi buret, labu Erlenmeyer yang warnanya mengikuti indikator, pembacaan pH, dan kurva titrasi yang tergambar saat kamu meneteskan, lengkap dengan penanda titik ekuivalen. Di tugasnya, konsentrasi basa disembunyikan: pilih indikator yang tepat, cari titik ekuivalen, lalu hitung konsentrasinya.

Mulai Titrasi Virtual

Catatan tentang penyederhanaan

Game ini untuk latihan konsep, jadi ada penyederhanaan yang lazim di buku SMP dan SMA. H2SO4 dianggap kuat pada kedua tahap ionisasi. Ca(OH)2 dan Ba(OH)2 dianggap basa kuat, sedangkan Mg(OH)2 dan Al(OH)3 dianggap basa lemah yang sukar larut. H3PO4 dianggap asam lemah. Kertas lakmus merah dan biru disederhanakan menjadi dua kertas dengan satu perubahan warna. Simulasi titrasi mencakup asam kuat dengan basa kuat, asam lemah monoprotik dengan basa kuat, dan asam kuat dengan amonia. Hasilnya bisa sedikit berbeda dari praktikum sungguhan. Guru sebaiknya meninjau soal sebelum dipakai luas.

Bisa main di HP, IFP, atau laptop?

Lab asam basa di HP

Putar HP ke posisi mendatar. Rak, botol, dan tombol koefisien berukuran besar dan mudah diketuk.

Titrasi virtual di IFP

Buret, labu, dan kurva titrasi tampil besar di layar kelas. Guru membagi kelas menjadi 2 atau 3 tim untuk kegiatan berskor.

Belajar kimia online

Cukup buka di browser. Tidak perlu login atau instal aplikasi.

Main Sekarang

Kenapa cocok untuk belajar?

Pembahasan tiap soal

Setiap soal memuat langkah penyelesaian, dari rumus garam sampai persamaan ion bersih.

Simulasi titrasi dan indikator

Buret, labu Erlenmeyer berwarna, kurva titrasi, titik ekuivalen, dan pita pH 0 sampai 14.

Tiga tingkat

Mudah untuk SMP, Sedang dan Sulit untuk SMA kelas 11 dengan asam diprotik, triprotik, dan lemah.

Tanpa login

Tidak ada akun dan tidak ada data siswa yang diminta.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa itu reaksi asam basa (netralisasi)?

Reaksi asam basa atau netralisasi adalah reaksi antara asam dan basa yang menghasilkan garam dan air. Ion H+ dari asam bergabung dengan ion OH− dari basa membentuk H2O. Contoh: HCl + NaOH menjadi NaCl + H2O. Pada NH3 garam amonium terbentuk tanpa air.

Apa bedanya reaksi asam basa dengan reaksi redoks?

Pada reaksi asam basa tidak ada atom yang berubah bilangan oksidasi (biloks), misalnya HCl + NaOH. Pada reaksi redoks ada atom yang biloksnya naik dan ada yang turun, misalnya Zn + 2HCl menjadi ZnCl2 + H2, ketika biloks Zn naik dari 0 ke +2 dan biloks H turun dari +1 ke 0.

Bagaimana cara menyetarakan persamaan reaksi?

Tulis rumus yang benar, hitung atom tiap unsur di kiri dan kanan, lalu atur koefisien (bukan subskrip) sampai jumlahnya sama. Mulai dari unsur yang muncul di satu zat saja, kerjakan H dan O paling akhir, dan pastikan koefisien bilangan bulat terkecil.

Apa itu indikator asam basa dan trayek pH?

Indikator asam basa adalah zat yang berubah warna menurut pH larutan. Trayek pH adalah rentang pH tempat warnanya berubah. Contoh: fenolftalein tak berwarna pada pH di bawah 8,3 dan merah muda di atas pH 10,0.

Apa itu titrasi dan titik ekuivalen?

Titrasi adalah cara menentukan konsentrasi larutan dengan meneteskan larutan lain yang konsentrasinya diketahui. Titik ekuivalen tercapai saat mol H+ sama dengan mol OH−, dengan rumus Ma x Va x n asam = Mb x Vb x n basa. Titik akhir titrasi ditandai perubahan warna indikator.

Apa beda teori asam basa Arrhenius, Brønsted-Lowry, dan Lewis?

Arrhenius: asam melepas H+ dan basa melepas OH− dalam air. Brønsted-Lowry: asam adalah donor proton dan basa adalah akseptor proton. Lewis: asam adalah akseptor pasangan elektron dan basa adalah donor pasangan elektron. Cakupan teorinya makin luas dari Arrhenius ke Lewis.

Apa beda asam kuat dan asam lemah?

Asam kuat (HCl, HNO3, H2SO4) terionisasi sempurna dalam air. Asam lemah (CH3COOH, HF, H3PO4) hanya terionisasi sebagian sehingga ada kesetimbangan dan nilai Ka. Kuat atau lemah berbeda dari pekat atau encer, karena kuat-lemah tentang derajat ionisasi, bukan banyaknya zat terlarut.

Apa itu pH dan bagaimana menghitungnya?

pH adalah ukuran keasaman larutan: pH = -log [H+]. Larutan dengan pH di bawah 7 bersifat asam, pH 7 netral, dan pH di atas 7 bersifat basa. Pada 25 derajat Celsius berlaku pH + pOH = 14. Contoh: HCl 0,01 M memiliki pH 2.

Game ini cocok untuk kelas berapa?

Untuk Kimia atau IPA SMP kelas 8 dan 9 serta Kimia SMA kelas 11. Tingkat Mudah memakai asam dan basa kuat monoprotik (SMP). Tingkat Sedang menambah asam diprotik dan basa bervalensi dua (SMA). Tingkat Sulit menambah asam triprotik, Al(OH)3, asam dan basa lemah, serta hitungan valensi.

Apa saja kegiatan di game ini?

Ada delapan: Pilih yang Bereaksi, Pilih Hasil Reaksi, Setarakan Reaksi, Netralisasi Hitung, Persamaan Ion, Asam Basa atau Redoks?, Titrasi Virtual, dan Uji Indikator dan pH. Enam yang pertama berskor untuk 1 sampai 3 tim, dua yang terakhir adalah simulasi tanpa skor.

Apakah gratis dan bisa dimainkan di HP atau papan interaktif (IFP)?

Gratis, tanpa login dan tanpa instal. Bisa dimainkan di HP, laptop, dan IFP. Untuk HP, putar ke posisi mendatar supaya meja lab, buret, dan kurva titrasi lebih lega.

Game edukasi lainnya yang mirip

Lihat semua game di beranda Game Edukasi IFP. Game baru ditambahkan secara bertahap.